Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) buka suara soal insiden walk out Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di acara pelantikan Rektor UPI, Senin (16/6). Pihak UPI menyebut, Cucun meninggalkan acara karena memiliki keperluan lain, bukan terkait penggunaan bahasa Inggris saat pembacaan sumpah jabatan oleh rektor terlantik.
"Kami berpendapat bahwa Pak Cucun tadi pulang lebih dahulu dari acara Pelantikan Rektor UPI karena beliau ada keperluan lain. Di samping itu, kami pun tidak mendengar langsung apa yang beliau sampaikan," ujar Kepala Humas UPI Suhendra saat dikonfirmasi, Senin (16/6).
Sebelumnya, Cucun memilih keluar dari ruangan dan menyorot penggunaan bahasa Inggris dalam pengucapan sumpah jabatan oleh rektor UPI terlantik, Didi Sukyadi. Dia menilai hal itu bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.
"Saya tidak bisa menerima pengucapan sumpah jabatan rektor di institusi pendidikan Indonesia dilakukan dalam bahasa asing. Ini jelas bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 yang mengatur bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pengucapan sumpah jabatan di lingkungan resmi kenegaraan," kata Cucun dalam keterangan tertulisnya.
Mantan Ketua Fraksi PKB DPR ini pun menyayangkan hal tersebut. Dia mengatakan seyogyanya UPI dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah bahasa Indonesia di ruang-ruang akademik dan kelembagaan.
Hal ini menurutnya merupakan kritik serius bagi UPI. Ia bahkan berencana membawa hal ini secara resmi di rapat DPR RI.
"Saya akan menyampaikan hal ini secara resmi dalam rapat DPR bersama Kemendiktisaintek. Ini bukan sekadar insiden, tapi mencerminkan lemahnya kesadaran berbahasa negara di institusi akademik," ungkapnya.
Saat dimintai tanggapan soal rencana Cucun di atas, Suhendra enggan berkomentar banyak. Dia memilih tidak berspekulasi.
"Saya tidak akan berandai-andai," ujar Suhendra singkat.
Adapun pelantikan rektor UPI berlangsung di Gedung Auditorium Ahmad Sanusi, Kampus UPI, Bandung. Gelaran tersebut dihadiri sejumlah pejabat, akademisi, serta civitas akademika UPI.
Rektor UPI terlantik menggunakan bahasa Inggris saat prosesi pengucapan sumpah. "Bahwa saya akan menghindarkan diri dari perbuatan tercela serta menjunjung tinggi prinsip values for value, full commitment no conspiracy, dan defender integrity," demikian ucapnya.