Pemerintah Pakistan dan India sepakat untuk melakukan gencatan senjata penuh pada Sabtu (10/05) yang diumumkan oleh Presiden AS Donald dengan memberi selamat kepada India dan Pakistan karena telah menggunakan "akal sehat". Menteriluar negeri Pakistan juga mengatakan kedua negara telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata "dengan efek segera" dan Kementerian Luar Negeri India mengatakan gencatan senjata akan dimulai pada pukul 5 sore waktu India,seperti dikutip Reuters.
Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat setelah serangan bersenjata di dekat kota wisata Pahalgam, di wilayah Kashmir India pada 22 April 2025 lalu. Kelompok militan Islam bersenjata Front Perlawanan yang terkait dengan teroris mengakui bertanggung jawab melakukan serangan tersebut yang menewaskan 26 orang. India menyalahkan Pakistan namun Pakistan menolak tuduhan tersebut.