Menteri PAN-RB Dicecar DPR soal Pemindahan ASN ke IKN: Jangan dari Jawa Semua

Deddy menyoroti pola rekrutmen ASN di IKN yang saat ini hanya menyasar wilayah Kalimantan Timur

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Menteri PAN-RB Dicecar DPR soal Pemindahan ASN ke IKN: Jangan dari Jawa Semua
Rapat Komisi II DPR RI (Merdeka.com)

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Rini Widyantini mendapat sorotan tajam dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Selasa (22/4), terkait rencana pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Anggota Komisi II dari Fraksi PDIP, Deddy Sitorus menilai, rencana pemindahan ASN ke IKN terlalu terpusat dari Pulau Jawa dan mengabaikan potensi dari kawasan Indonesia Timur.

“Jangan dipindahin dari Jawa semua bu, tolong lah,” tegas Deddy saat rapat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, (22/4).

ASN dari Kawasan Timur Indonesia

Deddy juga mendesak pemerintah agar membuka ruang bagi ASN dari kawasan Indonesia Timur untuk bisa turut serta dalam pembangunan IKN. Menurutnya, jika ada kekurangan dari segi kompetensi, negara harus hadir untuk memberikan pelatihan dan pemberdayaan.

“Kalau mereka belum siap, disiapkan, dilatih, diberdayakan, itu baru ada gunanya kita pindah ibu kota. Kalau enggak, cuma pindahkan kantor. Jadi tolong itu diperhatikan ya,” ujarnya.

Politikus PDIP itu turut menyoroti pola rekrutmen ASN di IKN yang saat ini hanya menyasar wilayah Kalimantan Timur. Ia menilai hal tersebut tidak adil mengingat pembangunan IKN dibiayai dari anggaran seluruh Indonesia.

“Lah utangnya sama seluruh Kalimantan kok, republik ini, bukan hanya Kalimantan Timur, why not ASN yang cakep dari Kalimantan yang lain? Utara, Selatan, Barat, Tengah, juga bisa dapat kesempatan naik kelas langsung ke IKN sana,” ungkap Deddy.

“Jangan hanya Kalimantan Timur dong, saya minta dibuka juga kesempatan untuk Kalimantan yang lain,” pungkasnya.

Rekomendasi