Menteri Pertanian Amran Sulaiman bercerita, ada seseorang yang ingin menyuap dirinya sebesar Rp500 miliar. Namun, dengan tegas dia tolak uang tersebut.
"Pernah dulu ini kata seorang jenderal kepada saya, aku mau dititipin Rp500 miliar. Saya, enggak boleh," kata Amran dalam podcast bersama merdeka.com, Jumat (11/4).
Tidak hanya itu, pada 2019 ada juga seseorang yang membawakan uang Rp100 miliar untuk dirinya. Dia dengan sigap meminta ajudan untuk mengembalikan uang tersebut.
"Banyak yang mendekati, terkahir ya dulu 2019 terakhir aku dibawakan Rp100 miliar lebih. Dan masih ada itu Mas Eko ADC saya dengan supir saksi, masih sekarang dua orang saksi," ungkapnya.
"Saya katakan jangan. Kembalikan. Enggak boleh bawa dikoper pakai Alphard hitam kan itu enggak boleh. Katanya ini aku tidak pernah janji bapak, tapi aku untung banyak jadi aku kasih, enggak boleh," sambung Amran.
Lebih lanjut, Amran mengaku, selama menjabat sebagai Menteri Pertanian banyak sekali godaan. Akan tetapi, dia menyadari bahwa kenikmatan di dunia hanya panggung sandiwara.
"Oh iya sudah pasti, sudah pasti godaannya banyak. Gini, apa sih arti ini dunia? Tahu enggak kalau kita dalam muslim Islam, salat sunnah 2 rakaan sebelum subuh itu nilainya lebih dari dunia dan isinya. Berarti bapak orang kaya selesai. Mana bapak bisa beli pulau Bali selesai. Syukuri saja. Yang kita nikmati ini enggak ada apa-apanya. Ini panggung sandiwara santai saja," imbuh dia.