VIDEO: Gaduh Pagar Laut, Kades Kohod Minta Maaf Ngaku Jadi Korban Usai Diobok-obok Polisi

Saya ingin sampaikan bahwa saya adalah korban dari perbuatan pihak lain," kata Arsin

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
VIDEO: Gaduh Pagar Laut, Kades Kohod Minta Maaf Ngaku Jadi Korban Usai Diobok-obok Polisi
Kepala Desa Kohod, Arsin, telah memenuhi dua panggilan Bareskrim Polri sebagai saksi terkait kasus dugaan pemalsuan penerbitan SHGB/SHM di perairan Kabupaten Tangerang, membantah melarikan diri ke Singapura. (© 2025 Antaranews)

Kepala Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Arsin bin Asip akhirnya meminta maaf karena sudah membuat gaduh terkait polemik sertifikat pagar laut di perairan Tangerang.

Dia menegaskan bahwa dirinya juga sebagai korban atas polemik sertifikat. Arsin mengaku peristiwa ini merupakan akibat kurangnya pengetahuaan dan kehatian-hatian dalam pelayanan publik.

"Pada kesempatan ini dengan kerendahan hati saya ingin menyampaikan permohonan maaf. Saya ingin sampaikan bahwa saya adalah korban dari perbuatan pihak lain," kata Arsin, dikutip Sabtu, (15/2).

Rekomendasi