Puluhan jemaah An Nadzir Gowa melaksanakan salat Iduladha di halaman Masjid Baitul Muqaddis, Rabu (28/6). Hari pelaksanaan salat Iduladha kali ini sama dengan Muhammadiyah.
Pemimpin Jemaah An Nadzir Ustaz Samiruddin Padamui mengatakan, dalam menentukan Idulfitri maupun Iduladha, pihaknya sudah memiliki standar metodologi yang paten. Penghitungan untuk menetapkan 1 Syawal, Ramadan, dan Zulhijah juga dibantu aplikasi.
"Alhamdulillah kita dibantu dua aplikasi yang kita teliti selama 5 tahun dan hasilnya sangat akurat sekali, sehingga sangat memudahkan untuk menentukan pergantian bulan mulai dari jam sampai menit," ujarnya kepada wartawan.
Samiruddin menjelaskan, secara metodologi, An Nadzir mulai melakukan pemantauan bulan pada 3 purnama yakni tanggal 14 hingga 16 hitungan bulan. Setelah menemukan titik purnama, selanjutnya akan melakukan penghitungan lagi pada tiga purnama terakhir yakni pada tanggal 27 hingga 29.
"Dari situ kita menemukan pergantian bulan kemarin terjadi pada hari Ahad Minggu (18/6) sekitar pukul 12.09 Wita. Dari setelah kita hitung akhirnya jatuh 10 Zulhijah pada hari ini bertepatan dengan tanggal 28 Juni 2023," bebernya.
Advertisement
Dengan penetapan tersebut, jemaah An Nadzir melaksanakan salah Iduladha bersamaan dengan Muhammadiyah dan berbeda dengan pemerintah. Meski demikian, Samiruddin meminta perbedaan dan perbedaan tidak perlu menjadi perdebatan.
"Kita tidak boleh memaksakan setiap hukum yang kita yakini sebuah kebenaran, yang penting itu kita pertanggungjawabkan baik itu dari dalil Alquran dan hadis maupun bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," kata Samiruddin.
"Saya kira An Nasir dan Muhammadiyah itu bisa dipertanggungjawabkan secara dalil, aqli dan naqli," imbuhnya.
Samiruddin menambahkan isi khotbah pada salat Iduladha ini tentang bagaimana meneladani Nabi Ibrahim AS soal pengorbanan. Tak Hanya Nabi Ibrahim, Samiruddin juga mengajak jemaah An Nadzir untuk meneladani sosok Siti Hajar dan Nabi Ismail.
"Kita mengambil hikmah berkurban dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail. Intinya pengorbanan," ucapnya.