Pesan Khusus Jenderal Polisi ke Anak Buah Jelang Pemilu 2024: Respons Cepat Aduan

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meminta anggota Polri memberikan atensi khusus terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. Gatot mengingatkan seluruh personel Polri akan pentingnya colling system menjelang Pemilu 2024.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Pesan Khusus Jenderal Polisi ke Anak Buah Jelang Pemilu 2024: Respons Cepat Aduan
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meminta anggota Polri memberikan atensi khusus terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang. Gatot mengingatkan seluruh personel Polri akan pentingnya colling system menjelang Pemilu 2024.

Pesan itu disampaikan Gatot saat menggelar analisa dan evaluasi (anev) program Quick Wins Presisi Triwulan II tahun 2023.

"Wakapolri menekankan perlunya atensi khusus terhadap pentingnya cooling system situasi politik jelang Pemilu 2024," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho dalam keterangannya, Rabu (14/6).

Peran Vital Polri

Gatot menyampaikan, Polri memiliki peran vital untuk bisa mengamplifikasi dan mengglorifikasi setiap upaya tyang telah dilakukan polisi.

Selain itu, jenderal polisi bintang tiga ini juga meminta seluruh anggota Polri di setiap satuan kerja dan wilayah terus melaksanakan pengawasan melekat dengan tidak melakukan pembiaran terhadap anggotanya.

"Wujudkan profil polisi yang berintegritas dan sederhana. Terus ingatkan seluruh anggota Polri terkait kewajiban untuk netral selama Pemilu 2024," tutur Sandi.

Terkait pelaksanaan Quick Wins Presisi, Wakapolri juga meminta harus dilaksanakan secara optimal, agar tidak ada lagi kendala teknis terkait operator ataupun personal.

"Pelaksanaan kegiatan para Bhabinkamtibmas yang disinergikan dengan program Polisi RW agar menjadi ujung tombak bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat," kata dia.

Respons Cepat Aduan Meresahkan Masyarakat

Sandi mengatakan, Wakapolri juga meminta para jajaran untuk mengutamakan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), dengan mengoptimalkan patroli yang menargetkan kejahatan konvensional.

"Para jajaran diminta lakukan respons cepat laporan dan aduan yang meresahkan masyarakat," kata Sandi.

Sementara itu, data layanan publik dasar kepolisian terhadap masyarakat meliputi layanan hotline, patroli siber, dan aduan melalui media sosial, sejumlah Polda diharapkan dapat menjadi teladan bagi daerah lainnya. Gatot minta layanan hotline dioptimalkan.

"Optimalisasi layanan hotline 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat diperoleh 2 Polda dengan indeks tertinggi, yaitu Polda Jabar dan Jatim. Kembali, penilaian ini perlu diteladani oleh daerah lainnya," tutup dia.

Rekomendasi