Relawan Projo (Pro Jokowi) umumkan sepuluh simulasi pasangan capres-cawapres yang akan disandingkan di Pilpres 2024 setelah berkonsolidasi dengan Presiden Jokowi.
Ketua Umum Relawan Pro Jokowi Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa pihaknya tidak mungkin berjalan sendiri (tidak satu suara) karena bagaimanapun Projo satu frekuensi dengan pilihan Jokowi.
"Ini kan kalau bahasa terangnya, bukan jalan sendiri. Semuanya sesuai frekuensi dan gelombang. Kalau frekuensinya sama, gelombangnya sama haqqul yaqin lah. Gitu. Berkenan gitu," terang Budi Arie Setiadi di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Kamis (25/5).
Advertisement
Di sisi lain, Budi turut menjelaskan bahwa nama-nama hasil Musra (Musyawarah Rakyat) ini seringkali muncul dalam keseharian politik Jokowi.
"Nama-nama ini kan selalu ada dalam keseharian politik Pak Jokowi jadi pasti cocoklah, frekuensinya cocok, gelombangnya cocok ya kan, terus diamplifikasi oleh pak Jokowi," sambungnya.
Sementara itu, hasil Musra ini juga telah disepakati bersama oleh DPP Projo yang nantinya akan dibawa ke konferensi daerah di 34 provinsi. Ia juga yakin bahwa nama-nama capres dan cawapres dukungan Jokowi tentunya akan menang.
"Saya enggak mau berandai-andai soal itu tapi saya yakin rakyat puas dengan Pak jokowi, rakyat percaya dengan Pak Jokowi. Gitu. Disurvei saja sampai 70 persen ya," ujarnya.
Advertisement
Sebelumnya, Projo mengumumkan sepuluh nama simulasi Capres Cawapres 2024 sebagai berikut:
1. Prabowo-Ganjar,
2. Prabowo-Airlangga,
3. Ganjar-Prabowo,
4. Ganjar-Airlangga,
5. Airlangga-Sandiaga Uno,
6. Airlangga-Mahfud MD,
7. Prabowo-Mahfud,
8. Prabowo-Sandi,
9. Ganjar-Sandi,
10. Ganjar-Mahfud.
Reporter Magang: Alya Nurfakhira Zahra