Menakar Kinerja KPK Usai Pimpinan Dihujani Kritikan

Hal ini dibuktikan Firly Bahuri dengan menciduk anggota DPR sampai menteri di bawah kepemimpinannya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menakar Kinerja KPK Usai Pimpinan Dihujani Kritikan
Barang bukti korupsi wali kota Bandung. ©2023 Liputan6.com/Angga Yuniar

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah diuji. Lembaga antirasuah itu harus tetap mengedepankan pemberantasan korupsi di tengah pimpinan mereka dihujani kritikan.

Ketua KPK Firli Bahuri harus tetap tegak lurus, bersih mengungkap borok koruptor. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Independen Pemerhati Pemuda Indonesia (LPPI) Dedi Siregar mengatakan gangguan yang menimpa KPK secara tidak langsung akan mengganggu kinerja KPK dalam upaya penegakan hukum tidak pidana korupsi di Indonesia.

"KPK terus tegak lurus bersih dari korupsi, terlihat KPK terus bekerja tanpa henti tangkap siapapun pejabat negara yang korupsi," kata Dedi, Senin (8/5).

Dedi mengatakan hal ini dibuktikan Firly Bahuri dengan menciduk anggota DPR sampai menteri di bawah kepemimpinannya. Tidak hanya itu KPK juga menangkap dua hakim agung, menahan mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo dan mengungkap serta menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus korupsi proyek kereta api.

Tak hanya itu, Dedi mencacat Kepala daerah yang korup juga tidak lepas dari jeratan KPK. Contohnya kasus Bupati Meranti Muhamad Adil. Di bawah kepemimpinan Firli, KPK berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp 114 Triliun selama tahun 2021 dan 2022.

"Maka hal ini banyak yang mendukung tapi tidak sedikit pula oknum oknum yang mem-framing narasi negatif terhadap Ketua KPK Firli Bahuri dengan tujuan tertentu. Ditambah lagi sering dibenturkan hubungan KPK dengan lembaga penegak hukum dan instansi pemerintah lain," kata Dedi.

Selain itu, Dedi mengatakan kasus hukum yang ditangani KPK kerap berkaitan dengan partai politik ataupun kelompok kekuasaan tertentu di negara ini. Bahkan mendekati tahun politik 2024, menurut Dedi, akan membuat KPK rawan dengan isu politisasi dan berbagai isu miring lainnya.

"Melihat kompleksitas persoalan yang dihadapi lembaga anti rasuah ini, publik sangat berperan aktif mendukung kinerja KPK, baik itu stakeholder terkait maupun masyarakat umum dari berbagai kalangan. Penegakan hukum tindak pidana korupsi akan dapat berjalan secara masif jika masyarakat turut andil di dalamnya."

Karena itu, Dedi berharap KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri tetap solid, kompak dan terus berjalan sesuai sistem yang sudah dibangun selama ini. "KPK harus tetap berjuang menjaga kepercayaan yang tinggi dari rakyat. kami percaya bahwa KPK mampu menjaga dan menempatkan KPK sebagai lembaga yang paling dipercaya oleh masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan KPK tahun 2023 ini harus mengencangkan sabuk pertahanan dan mengencangkan barisan dalam menghadapi tahun politik.

Kemudian, KPK diharapkan bisa membangun komitmen bersama dalam pemberantasan korupsi yang mengacu pada tugas pokok KPK yang diatur dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“KPK bisa diibaratkan sebuah perahu besar, dan kita semua adalah penumpangnya. Dia memiliki tujuan yang sama, yaitu memberantas korupsi. Namun, tujuan itu sulit diwujudkan apabila kita masih berdamai dengan korupsi. Karena itu bekal saya, bekal untuk kita semua, mari kita sama-sama di dalam kapal besar KPK untuk mencapai tujuan dan tidak pernah ada kegaduhan di dalam kapalnya," kata Firli.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi