Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, per hari ini sudah 969 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Sudan. Menurutnya, pemerintah sudah berupaya mengevakuasi WNI di tengah konflik yang terjadi di Negeri Dua Nil itu.
"Berkaitan dengan evakuasi WNI dari Sudan di tengah berbagai kesulitan yang ada di sana pemerintah telah berhasil mengevakuasi WNI dari Sudan per hari ini jumlah WNI yang telah dievakuasi sebanyak 969 orang," kata Jokowi saat jumpa pers di Labuan Bajo, NTT, Senin (8/5).
Kepala negara melanjutkan, dari jumlah itu, 936 WNI sudah pulang ke Tanah Air dan 33 lainnya berada di lokasi aman. Jokowi menginginkan perlindungan terhadap WNI terus diperkuat.
"936 sudah pulang dan 33 sudah berada di lokasi yang aman di luar Sudan. Ke depan perlindungan WNI akan terus kita tingkatkan dan kita perkuat," ucap Jokowi.
Advertisement
Data WHO Terkait Konflik di Sudan
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis data sementara terkait konflik di Sudan. Sedikitnya 459 korban tewas dan 4.072 orang terluka akibat konflik bersenjata selama berminggu-minggu di Ibu Kota Khartoum, Sudan.
Perwakilan Sudan di WHO Dr. Nima Saeed Abid mengatakan, angka itu mungkin sangat kecil dari yang sebenarnya.
Abid mengatakan bahwa WHO telah memverifikasi 14 serangan sejak kekerasan dimulai, dengan delapan kematian dan dua orang luka-luka. Rumah-rumah sakit di Sudan juga rusak.