Warga Miskin di Magelang Ikuti Operasi Bibir Sumbing Gratis, Target Selesai Dua Hari

Warga miskin di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang mengikuti operasi bibir sumbing gratis. Tidak kurang dari 18 warga dioperasi mulai hari ini, Jumat (5/5) sampai Sabtu (6/5).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Warga Miskin di Magelang Ikuti Operasi Bibir Sumbing Gratis, Target Selesai Dua Hari
Ilustrasi operasi. ©2022 Merdeka.com/Liputan6.com

Warga miskin di Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang mengikuti operasi bibir sumbing gratis. Tidak kurang dari 18 warga dioperasi mulai hari ini, Jumat (5/5) sampai Sabtu (6/5).

Operasi bibir sumbing gratis ini digelar oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon bekerja sama dengan Yayasan Dharma Wulan, Smile Train dan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrego.

Sebelum dioperasi, warga mengikuti tahapan skrining pada tanggal 4 Mei. Dari hasil skrining, pasien dapat menerima satu kali tindakan operasi atau lebih tergantung dari diagnosis dokter atas kondisi pasien.

"Sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan di kota Magelang, kami turut bangga dan mendukung kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini. Kami juga berterima kasih kepada Yayasan Dharma Wulan, Smile Train, dan Pondok Pesantren API sebagai penyelenggara kegiatan ini dan atas kepercayaannya untuk memilih RSU Syubbanul Wathon sebagai fasilitator operasi bibir sumbing," kata CEO RSU Syubbanul Wathon, Ervina Leswandari kepada wartawan.

Dia berharap operasi bibir sumbing gratis ini bisa berkontribusi dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Kami berharap kegiatan bakti sosial ini dapat berkontribusi untuk masyarakat Magelang yang lebih sehat," lanjutnya.

RSU Syubbanul Wathon resmi beroperasi pada awal tahun 2019. Rumah sakit ini merupakan hasil kemitraan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Yayasan Syubbanul Wathon dan Kelompok Lippo melalui RS Siloam.

Sementara itu ketua tim operasi Andi Setiawan Budihardja menambahkan, operasi dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan karena tingkat kesulitan tindakan operasi setiap pasien berbeda.

Dalam kesempatan yang sama, pengasuh Pesantren API ASRI Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudlori mengatakan kolaborasi sejumlah pihak dalam program ini mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau kepada masyarakat.

"Kami turut senang dan bangga atas berjalannya kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini. Kami juga berterima kasih kepada RSU Syubannul Wathon yang turut memfasilitasi kegiatan ini dan telah memberikan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas tinggi kepada masyarakat di Magelang dan sekitarnya," pungkasnya.

Rekomendasi