Mapolres Jeneponto Diserang TNI, Polri: Diselesaikan Secara Damai

Meski persoalan sudah diselesaikan secara damai, Komang memastikan tetap ada tindak lanjut terhadap oknum yang bertikai tersebut.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Mapolres Jeneponto Diserang TNI, Polri: Diselesaikan Secara Damai
kapolda sulsel dan pangdam hasanuddin. ©2023 Merdeka.com/ihwan fajar

Polres Jeneponto diserang oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) hingga mengalami kerusakan dan satu anggota Polri terkena tembak. Diduga penyerangan itu adanya keributan antara Polri dan TNI.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, penyerangan itu terjadi karena adanya keributan antara Polri-TNI. Namun, Polda Sulawesi Selatan sendiri memastikan persoalan antara oknum TNI maupun Polisi sudah diselesaikan secara damai.

"(Permasalahan) Sudah diselesaikan secara damai oleh Propam dan Pom TNI," katanya, Jumat (28/4).

Meski persoalan sudah diselesaikan secara damai, Komang memastikan tetap ada tindak lanjut terhadap oknum yang bertikai tersebut. Dalam hal ini, dirinya enggan membeberkan persoalan yang terjadi hingga adanya penyerangan dini hari itu.

"Tetap ada tindak lanjut proses sesuai prosedur," kata Komang.

"Sudah ada koordinasi Pangdam dan Kapolda, lidik bersama-sama, proses anggota yang salah," pungkas Komang.

Sebelumnya, Mapolres Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga diserang oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis (27/4), sekira pukul 02.00 WITA. Penyerangan ini viral dimedia sosial, Instagram lovers_polri.

"Pada hari Kamis tanggal 27 April 2023 sekitar pukul 01.45 WITA bertempat di Mapolres Jeneponto Jaan Sultan Hasanuddin Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto telah terjadi penyerangan terhadap Mapolres Jeneponto," kutip akun tersebut yang dilihat merdeka.com.

Penyerangan Mapolres Jeneponto diduga dilakukan oleh oknum TNI.

"Yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI yang berjumlah sekitar 100 orang," katanya.

Rekomendasi