Tertembak Saat Penyerangan Mapolres Jeneponto, Begini Kondisi Bripka Musmuliadi

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang mengatakan, Bripka Musmiliadi baru saja selesai menjalani operasi.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
Tertembak Saat Penyerangan Mapolres Jeneponto, Begini Kondisi Bripka Musmuliadi
Kondisi Polres Jeneponto usai Diserang Orang Pakai MolotovdanPistol. ©2023 Merdeka.com/Media Sosial

Bripka Musmuliadi yang menjadi korban saat penyerangan Polres Jeneponto, pada Kamis (27/4) sekira pukul 01.45 WITA, hingga kini masih dirawat RS Bhayangkara. Dirinya mengalami luka tembak pada bagian perut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang mengatakan, Bripka Musmiliadi baru saja selesai menjalani operasi.

"Masih di ICU kemarin sore baru selesai operasi," katanya saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (28/4).

Dia mengungkapkan, tidak ditemukan peluru dalam perut korban usai melakukan operasi.

"Enggak peluru, tumbuh depan belakang, mangkanya team masih mencari dan mengumpulkan bukti-bukti di TKP," ujarnya.

Sebelumnya, Mapolres Jeneponto mengalami kerusakan pasca penyerangan sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), pada Kamis (27/4), sekira pukul 01.45 Wita. Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana.

"Kerugian materil pintu dan jendela kaca ruang Si Propam dalam keadaan rusak atau pecah. Kaca jendela ruang SKCK Sat Intelkam Polres Jeneponto dalam keadaan rusak atau pecah," katanya kepada merdeka.com.

Tak hanya itu, kaca jendela ruang identifikasi Satuan Reskrim dalam pun dalam keadaan rusak atau pecah. Bahkan tempat ibadah yang berada di Mapolres Jeneponto pun menjadi korban penyerangan itu.

"Satu unit mobil avanza warna putih dalam keadaan rusak atau pecah. Dan unit Hp merk I Phone dalam keadaan rusak," ujarnya.

Rekomendasi