Ngabalin Sentil Samad Cs Desak Firli Dicopot dari KPK: Bulan Puasa Kok Ribut-Ribut

Ali memahami bahwa penyampaian pendapat adalah hal wajar dalam negara demokrasi. Namun, desakan agar Firli mundur adalah berlebihan.

Muhammad Genantan Saputra
Ngabalin Sentil Samad Cs Desak Firli Dicopot dari KPK: Bulan Puasa Kok Ribut-Ribut
Eks Pimpinan KPK Turun Gunung Demo Desak Firli Bahuri Dipecat. ©2023 Merdeka.com

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mencibir Abraham Samad Cs yang mendesak Ketua KPK Firli Bahuri untuk mundur. Ali melihat terjadi post power syndrome terhadap mantan pimpinan maupun penyidik KPK yang kontra terhadap Firli.

"Saya kira ini jangan Anda salah juga kalau ada yang menilai bahwa semacam terjadi post power syndrome dalam diri mantan-mantan pimpinan penyidik dewas bahkan penasihat ini," kata Ali melalui video, Selasa (11/4).

Ali memahami bahwa penyampaian pendapat adalah hal wajar dalam negara demokrasi. Namun, desakan agar Firli mundur adalah berlebihan.

"Jadi di alam demokrasi boleh saja orang memberikan penilaian termasuk Anda menilai dugaan yang dilakukan Pak Firli atau orang juga menilai Anda itu terjadi post power syndrome. Dalam bulan puasa kok ribut-ribut," ujar Ali.

Sejumlah mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar demo di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/4) siang. Mereka mendesak Ketua KPK Firli Bahuri dicopot.

Sejumlah mantan pimpinan KPK yang hadir adalah eks Ketua KPK Abraham Samad; Eks Wakil Ketua KPK Saut Situmorang; Eks Penasihat KPK Abdullah Hehamahua; Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia (AII) Usman Hamid; dan Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana.

"Hari ini kita melaporkan saudara Firli Bahuri kepada dewan pengawas (Dewas) terhadap pelanggaran etika dan pelanggaran kepatuhan yang diduga dilakukan saudara Firli," kata Samad saat orasi.

Alasan laporan tersebut, kata Samad, berkaitan dengan serangkaian dugaan pelanggaran pembocoran dokumen yang dilakukan Firli. Selain pelanggaran etik, Samad juga berencana melaporkan Firli terkait dugaan tindak pidana.

"Oleh karena itu selain melaporkan saudara Firli ke Dewas, kita juga akan melaporkan saudara Firli ke aparat penegak hukum," jelasnya.

Samad berharap Dewas KPK segera memeriksa Filri Bahuri. Pemeriksaan tersebut buntut aduan-aduan yang telah dilayangkan sejumlah pihak atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Firli.

Rekomendasi