Kapolri soal Brigjen Endar Priantoro Tak Ditarik: Kalau 2 Orang Justru Melemahkan KPK

Alasan Sigit hanya melakukan mutasi terhadap satu orang saja atau tidak kepada Brigjen Endar Priantoro, karena ia tidak ingin membuat lembaga antirasuah menjadi lemah.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Kapolri soal Brigjen Endar Priantoro Tak Ditarik: Kalau 2 Orang Justru Melemahkan KPK
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tutup Rapim. ©2023 Merdeka.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menarik Irjen Karyoto kembali ke Korps Bhayangkara. Irjen Karyoto kini menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan posisi Irjen Fadil Imran yang kini menjabat Kabaharkam Polri. Sebelumnya, Karyoto menjabat Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Alasan Sigit hanya melakukan mutasi terhadap satu orang saja atau tidak kepada Brigjen Endar Priantoro, karena ia tidak ingin membuat lembaga antirasuah menjadi lemah.

"Kalau dua orang kita tarik justru melemahkan KPK," kata Sigit kepada wartawan, Rabu (5/4).

Jenderal bintang empat ini menegaskan, Korps Bhayangkara berkomitmen untuk memperkuat KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Yang jelas Polri berkomitmen untuk memperkuat KPK," tegasnya.

Laporkan Firli ke Dewas

Brigjen Endar Priantoro melaporkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dan Sekretaris Jenderal Cahya H Harefa ke Dewan Pengawas (Dewas), Selasa (4/4/2023). Endar mengaku kedatangannya ke kantor Dewas KPK mendapat dukungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya datang ke sini atas perintah Bapak Kapolri yang memerintahkan saya tetap melaksanakan tugas di KPK, berdasarkan surat perintah tugas yang baru tertanggal 29 Maret yang lalu," ujar Endar di kantor Dewas KPK, Selasa (4/4/2023).

Endar melaporkan Firli Bahuri dan Cahya Harefa buntut pencopotan dirinya dari jabatannya Direktur Penyelidikan (Dirlidik) KPK. Endar mengaku sampai hari ini belum menerima surat keputusan (SK) terkait pemberhentiannya.

Di sisi lain, kata dia, Kapolri sudah mengirimkan surat sebanyak dua kali untuk mempertahankannya sebagai Dirlidik KPK. "Sampai hari ini saya juga belum menerima putusan dari SK pemberhentian itu," kata dia.

Endar berharap Firli Bahuri dan pimpinan KPK lainnya bijak dalam mengambil keputusan agar lembaga antirasuah terus bersinergi dengan Polri dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Tergantung pimpinan KPK menindaklanjuti apa yang dikirim oleh Pak Kapolri. Saya harapkan pimpinan KPK juga bisa bijak dalam hal ini," kata dia.

Endar berharap Dewas KPK menyikapi polemik ini dengan penuh integritas. Dia mengaku datang ke Dewas karena berharap independensi dari para pengawas insan KPK.

"Mengapa saya melapor ke sini? Saya ingin mencari pihak yang independen. Saya akan menguji apakah betul keputusan itu sesuai dengan kode etik yang berlaku di lingkungan KPK," kata dia.

Rekomendasi