Mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus jadi korban pembacokan orang tak dikenal (OTK). Serangan kepada Jayus terjadi di depan rumahnya yang ada di kompleks GBA 2 Blok F Nomor 2 dan Blok F-29, Bojongsoang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/3).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menjelaskan kronologi kejadian pembacokan terjadi sekitar 15.00 WIB. Saat itu, Jaja tiba di depan rumahnya bersama anaknya Rahmi Dwi Utami.
"Korban menggunakan kendaraan R4 HR-V /Hitam/ nopol D-1652- VBQ, Diduga korban sudah dikuntit oleh pelaku dari luar. Sesampainya depan rumah, korban keluar dari mobil dan akan masuk ke rumah. Seketika diserang oleh pelaku," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (28/3).
Ibrahim menyebut serangan dengan senjata tajam itu diduga dilakukan oleh satu orang. Seusai menyerang Jaja, pelaku lantas melarikan diri memakai motor yang dipakainya.
"Pelaku diduga sebanyak satu orang menggunakan sepeda motor matic Honda beat carbo warna putih," kata dia.
Advertisement
Atas kejadian ini, lanjut Ibrahim, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku penyerangan Mantan Ketua KY tersebut.
"Kepolisian segera bertindak untuk lidik kasusnya. Segera diusut untuk ungkap perkaranya," tuturnya.
Akibat insiden penyerangan dengan sajam ini, Jaja mengalami luka pada bagian kepala dan leher belakang sehingga harus dilarikan oleh warga ke rumah sakit.
"Korban dibawa ke RS Mayapada oleh warga yang bernama saudara Arif. Rohman dan, Dion seluruhnya warga GBA-2 Blok F," tuturnya.
Diketahui, Jaja pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial selama dua periode yaitu tahun 2010 hingga 2015 dan tahun 2015 hingga 2020. Kediamannya berada di Kompleks GBA, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
"Iya, diduga dibacok. Sekarang masih menunggu hasil visum," kata Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo melalui pesan singkat.