Kasus penganiayaan dialami juru parkir diduga dilakukan Aan Saputra Wijaya, anak Anggota DPRD Kabupaten Wajo, memasuki babak baru. Kasus penganiayaan itu naik penyidikan.
"(Update kasus) Sidik (penyidikan)," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Komang Suartana saat dihubungi, Rabu (1/2).
Kendati naik penyidikan, polisi belum mengungkap status Aan. Polisi menyebut terduga pelaku masih diperiksa.
"(statusnya) Masih menunggu. Masih (diperiksa)," ujar dia.
Advertisement
Kasus penganiayaan itu sebelumnya viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di depan Toko MR.DIY Sengkang, Jalan Andi Paggaru, Kelurahan Teddaopu, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Dalam narasi video yang diunggah oleh akun Instagram @makasar_iinfo disebutkan, pemukulan itu diduga dilakukan oleh anak dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Wajo.
"Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku merupakan anak dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Wajo," tulis akun tersebut seperti dikutip merdeka.com, Selasa (31/1).
Dalam video yang diunggah oleh akun tersebut memperlihatkan, korban lebih dulu ditendang sebelum mendapat bogem mentah yang dilayangkan terduga pelaku yang mendarat di bagian wajah korban.
Tendangan dan pukulan yang diterima korban ini terjadi ketika ia sedang mendorong mobil berwarna hitam bersama satu orang lainnya. Saat itulah, ia pun dihampiri oleh pemukul tersebut.
Usai mendapatkan pukulan, korban saat itu terlihat sempoyongan dan hampir tersungkur atau terjatuh. Namun, ia berhasil menjaga keseimbangan badannya itu.