Balita di Bekasi Mengalami Kebocoran Lambung Diduga karena Jajanan Cikibul

Seorang anak berinisial A (4), warga Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi mengalami kebocoran lambung diduga usai mengonsumsi jajanan ciki ngebul atau ice smoke (cikibul atau chikibul). Dia terpaksa dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Enriko
Oleh Enriko - Reporter
Balita di Bekasi Mengalami Kebocoran Lambung Diduga karena Jajanan Cikibul
Ice Smoke. ©2022 @abdiansyah.77

Seorang anak berinisial A (4), warga Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi mengalami kebocoran lambung diduga usai mengonsumsi jajanan ciki ngebul atau ice smoke (cikibul atau chikibul). Dia terpaksa dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

A mengonsumsi jajanan tersebut pada Rabu (21/12) lalu saat mengunjungi pasar malam yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Tidak lama setelah mengonsumsi jajanan tersebut, dia mengeluh sakit pada perutnya.

"Jadi pas makan itu jerit, pas saya pegang (perutnya) itu semuanya keras dan malam itu juga langsung kita bawa ke rumah sakut," kata Jamaludin (30), ayah A, Selasa (10/1).

Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Jakarta, hasil rontgen anaknya menunjukan kebocoran pada lambung sepanjang dua sentimeter. Kebocoran itu disebabkan jajanan cikibul.

"Malam itu tindakan pemasangan selang melalui hidung ke lambung, kemudian operasi besar besoknya," bebernya.

Jamaludin harus mengeluarkan uang pribadi sebesar Rp21 Juta untuk biaya operasi dan perawatan anaknya di rumah sakit selama satu minggu.

"Biaya pribadi sekira Rp21 juta karena dirawat di rumah sakit selama seminggu. Alhamdulillah (saat ini) sudah sehat, kontrol sudah selesai," ucapnya.

Sebelumnya, empat anak di Kota Bekasi mengalami keracunan usai mengonsumsi jajanan cikibul).

Satu dari empat anak tersebut harus mendapat penanganan intensif karena kondisinya mengkhawatirkan.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, satu orang anak yang mendapat penanganan intensif di rumah sakit karena keracunan chikibul itu masih dalam pantauan pihaknya.

"Yang tiga (anak) ternyata dalam kondisi hari ini baik ya, yang satu memang sedang kita pantau terus," kata Tri, Senin (9/1).

Dia mengatakan, satu orang anak yang dipantau dan mendapat penanganan intensif itu mengalami keracunan hingga menyebabkan kerusakan pada lambungnya.

Rekomendasi