Polisi masih memburu pembunuh seorang perempuan bernama Aluna Sagita (26) yang ditemukan tewas mengenaskan dalam kamar indekos di Griya Tambora, Jalan Tukad Batang Hari I, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Bali. Mereka menemukan informasi bahwa korban diduga merupakan seorang pekerja seks komersial (PSK) yang dihabisi pelanggannya.
Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana menduga pelaku masih berada di Bali. "Yang pasti kita melakukan penyidikan, mudah-mudahan masih ada di Bali," kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, saat dihubungi Senin (2/1).
Ia juga mengungkapkan, korban berasal dari Batam, Kepulauan Riau. Dia diduga dibunuh setelah melayani pelaku.
"Iya betul (korban PSK) online. Diduga yang menjadi pelakunya ini adalah pelanggannya. Korban asalnya dari Batam kalau info dari teman-temannya," imbuhnya.
Advertisement
Barang Korban Hilang
Penyidik menduga pelaku membunuh untuk memiliki barang-barang korban."Kalau dilihat dari barang-barang korban semua dibawa pelaku, termasuk ada handphone, uang dan dompet yang dibawa oleh si pelaku. Jadi motifnya adalah pengen memiliki barang-barang korban," jelasnya.
Selain itu, korban diketahui baru sebulan lebih tinggal di Bali dan TKP bukan tempat indekosnya, melainkan hanya melayani pria hidung belang. Dia diketahui indekos di Jalan Tukad Musi, Kota Denpasar. "Jadi dia hanya untuk melayani tamunya di tempat (lokasi pembunuhan) itu," ujarnya.
Ia juga menyebutkan, bahwa sebelumnya pelaku datang seorang diri ke TKP dari keterangan saksi-saksi dan sempat bertemu korban di indekos korban di Tukad Musi.
"Pelaku satu orang yang teridentifikasi ada di lokasi sebelum korban meninggal. Jadi dia datang ke TKP sendiri kemudian keluar juga sendiri keterangan dari saksi dari TKP," ujarnya.
Seperti yang diberitakan, peristiwa pembunuhan terjadi di sebuah indekos di Griya Tambora, Jalan Tukad Batang Hari I, Kelurahan Panjer kecamatan Denpasar Selatan, Bali.
Sementara, korban diketahui seorang perempuan bernama Aluna Sagita (26). Dia ditemukan tewas dengan leher terikat kabel rol.