Kabar Terbaru KM Virgo Transport 8, Posko Keluarga Dibuka di Surabaya

Posko tersebut disiapkan menyusul hilang kontaknya kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Kabar Terbaru KM Virgo Transport 8, Posko Keluarga Dibuka di Surabaya
Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).

Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8 di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Posko tersebut disiapkan menyusul hilang kontaknya kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Posko pelayanan itu beroperasi selama 24 jam untuk memberikan informasi resmi sekaligus mendata keluarga penumpang yang datang mencari kepastian mengenai kondisi kerabat mereka.

Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).
Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo mengatakan, pembukaan posko merupakan bentuk respons Pelindo terhadap situasi dihadapi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8.

"Fokus utama kami saat ini adalah kemanusiaan. Pelindo bergerak cepat menyediakan fasilitas posko yang memadai agar proses pendataan korban maupun koordinasi dengan keluarga penumpangnya berjalan lancar," kata Purwanto.

Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).
Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).

Sedikitnya lima posko disiagakan di Terminal Penumpang GSN. Posko tersebut terdiri dari Posko Polres Tanjung Perak Surabaya, Posko DVI Polda Jatim, posko pihak pelayaran KM Virgo Transport 8, Posko Basarnas Surabaya, serta Posko Lantamal V.

Pelindo juga melakukan koordinasi dengan berbagai unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan penanganan kecelakaan kapal tersebut. Koordinasi dilakukan bersama tim SAR, Kementerian Perhubungan, kepolisian, hingga Pelindo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

"Kami berkoordinasi erat dengan pihak SAR, Kementerian Perhubungan, kepolisian, serta berkolaborasi lintas wilayah dengan tim Pelindo di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memastikan seluruh informasi yang disampaikan akurat dan terbarukan," ujar dia.

Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).
Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).

Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan personel juga telah ditempatkan di lapangan untuk membantu keluarga penumpang yang mendatangi posko.

Menurut dia, fasilitas yang disiapkan tidak hanya berupa layanan pendataan dan informasi. Keluarga penumpang juga dapat memanfaatkan ruang tunggu, sarana komunikasi, serta mendapatkan bantuan medis awal apabila diperlukan.

"Kami menyiagakan personel di lapangan untuk mendampingi keluarga korban yang datang mencari informasi. Selain pendataan, posko ini juga difasilitasi dengan ruang tunggu yang layak, sarana komunikasi, serta bantuan medis awal. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik di tengah situasi sulit ini," kata Ana.

Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).
Pelindo membuka posko informasi dan pendataan bagi keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. (merdeka.com/erwin yohanes).

Pelindo mengimbau keluarga penumpang KM Virgo Transport 8 yang membutuhkan informasi agar mendatangi langsung Posko Informasi di Terminal Penumpang GSN, Pelabuhan Tanjung Perak. Informasi juga dapat diperoleh melalui saluran komunikasi resmi yang telah disiapkan.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9).

Kapal tersebut tercatat membawa 243 orang yang terdiri atas penumpang, awak kapal, dan kru. Dalam perkembangan operasi SAR, sebanyak 113 orang telah dievakuasi.

Dari jumlah tersebut, 107 orang dilaporkan selamat, sementara enam orang meninggal dunia. Adapun 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

 

Rekomendasi