Pernikahan Kaesang-Erina, Erick Thohir Beberkan Akses Peliputan Ngunduh Mantu

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming meninjau kesiapan venue pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Kamis (8/12).

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pernikahan Kaesang-Erina, Erick Thohir Beberkan Akses Peliputan Ngunduh Mantu
Menteri BUMN Erick Thohir. ©2022 Merdeka.com

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming meninjau kesiapan venue pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Kamis (8/12).

Selain kesiapan venue dan panitia, Erick juga memastikan media peliput acara akbar tersebut mendapatkan akses yang baik. Erick mengawali peninjauannya di Omah Sinten yang akan digunakan untuk media center. Lokasi tersebut memang cukup strategis karena berada di depan istana.

"Hari ini saya memastikan bagaimana media bisa mendapatkan akses. Walaupun gimana, media kan sahabat sahabat mesti capek ya. Hari ini saya memastikan rekan media yang sudah meliput pagi, siang, sore juga mendapatkan akses yang baik," kata Erick di Solo.

Di antaranya adalah TV pool, semua televisi serta seluruh media lainnya. Selain itu dia juga menyiapkan akses doorstop bagi media, khususnya untuk tamu tamu VIP.

"Aksesnya saya sudah berikan, ketika para tamu turun dari bus, itu bisa (diwawancara). Itu salah satu akses yang saya kira paling baik untuk media. Karena kalau sudah masuk, Paspampres ya enggak mungkin," katanya.

Selain itu, lanjut Erick, dia juga sudah melihat ruang media center. Yakni di Resto Omah Sinten atau Kulonuwun Kopi, tepat di depan seberang Pura Mangkunegaran. Panitia menyiapkan sejumlah fasilitas, di antaranya, layar televisi, makan dan minum gratis.

"Jadi media center sudah di depan, TV pool, akses doorstop sudah diberikan. Jadi supaya semuanya kompak," tandasnya.

Dikatakan Erick, panitia juga menyediakan id card khusus untuk keperluan doorstop tamu VIP. Yakni Id card dengan warna oranye.

"Bisa sampai sana, tapi minta (id card) oranye. Ada id cardnya. Kalau enggak ada enggak laku, enggak bisa masuk. Kalau akses mesti dibatasi sesuai dengan medianya," terangnya.

Ditambahkannya, semua akses tamu yang datang akan masuk dari depan. Mereka akan turun di depan gapura Pura Mangkunegan dan melanjutkan ke pendopo dengan Jalan kaki.

"Kecuali kalau malam hari, ada Pak Wapres, ada tamu negara, enggak pakai bus, pakai mobil," pungkasnya.

Rekomendasi