Sejumlah jemaah haji dari kloter 1-16 Debarkasi Makassar telah tiba di Asrama Haji Sudiang. Namun, ada 280 koper milik jemaah yang masih berada di Madinah, Arab Saudi.
General Manager PT Garuda Airlines, Putu Tedy Wiryawan menginformasikan cuaca ekstrem di Arab Saudi membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji memulangkan para jemaah dengan sangat hati-hati. Akibatnya, 280 koper milik jemaah haji kelompok terbang (kloter) 15 tidak dapat dibawa.
“Kami memohon maaf kepada jemaah Kloter 15 karena hanya 113 koper jemaah yang bisa dibawa oleh pesawat dan 280 masih ada di Madinah," ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/8).
Advertisement
Daya Angkut Pesawat Berkurang
Putu menyebut suhu ekstrem yang mencapai 46 derajat celsius mengurangi kemampuan daya angkut pesawat sehingga keputusan itu diambil. Barang yang tertinggal di Madinah akan diangkut pesawat kloter selanjutnya, yaitu kloter 16.
Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar Solihin secara langsung menyerahkan para jemaah haji ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. Selanjutnya, kata dia, jemaah haji menjadi tanggung jawab Pemprov Papua untuk memulangkan ke kampung halamannya masing-masing.
"Kita bersyukur karena jemaah haji tiba dengan selamat dan lengkap padahal cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem," ujarnya.