Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberi pesan khusus bagi petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) yang akan bertugas di musim haji 1443 Hijriah. Petugas PPIH diingatkan Menag wajib melayani para tamu Allah dari berbagai daerah yang ingin beribadah ke Tanah Suci dengan sebaik-baiknya.
"Ini pertama kali haji dari luar Saudi setelah 2 tahun ditutup. Jangan kecewakan tamu Allah. Jadikan dirikan Anda sebagai supporting system untuk bantu jemaah haji agar mendapatkan kepuasaan maksimal dalam beribadah agar menjadi haji mabrur," kata Menag saat membuka Bimbingan Teknis PPIH di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Selasa (17/5).
Oleh sebab itu, Menag menekankan seorang petugas PPIH tak hanya dituntut memiliki kemampuan. Tetapi juga memiliki kemauan dengan sadar penuh dan ikhlas untuk membantu apapun yang dibutuhkan seluruh jemaah haji Indonesia.
"Petugas haji harus sadar dipilih sebagai PPIH untuk membantu tamu Allah, oleh karena itu harus miliki inovasi bila ada kejadian yang mungkin tidak diajarkan di bimbingan teknis," pesan Menag.
Advertisement
Petugas PPIH Akur Selama Bertugas
Yaqut juga meminta petugas PPIH tidak bersikap membedakan dalam melayani jemaah haji. Baik jemaah regular maupun khusus, selama dia warga negara Indonesia (WNI) harus dibantu dan dilayani dengan baik.
Dalam kesempatan yang sama, Yaqut menekankan semua petugas yang berada di Saudi bertugas membantu jemaah haji dan membawa nama Indonesia. Sehingga diharapkan semua bekerja untuk satu visi misi yang sama. Bukan malah membuat kelompok tersendiri yang menyulitkan kerja di lapangan.
"Ada sanksi tegas pada petugas yang tidak mau jadi satu antar petugas. Harus tegas dan penegasan, tidak ada petugas Kemenkes, Kemenag, adanya petugas haji. Kalau ada yang begitu pulangkan!" tegas Yaqut.