Program vaksinasi booster atau dosis ketiga harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Termasuk, para narapidana kasus terorisme.
Seperti yang dijalani Aman Abdurrahman alias Oman Rachman alias Abu Sulaiman. Pria yang pernah menjadi murid gembong teroris asal Malaysia, Noordin M. Top ini menjalani vaksinasi booster di Lapas Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Kegiatan vaksinasi tersebut digelar oleh pihak Lapas. Total, sekitar 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan vaksinasi booster.
"Kami pada hari Kamis (14/4) bekerja sama dengan Puskesmas Cilacap Selatan I melaksanakan kegiatan vaksinasi dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58," kata Pelaksana Tugas Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Riko Purnama Candra dalam keterangan tertulis yang diterima di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (15/4).
Riko mengatakan, seperti dikutip Antara, rangkaian vaksinasi digelar di selasar Ruang Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) dengan pengawalan ketat Tim Tanggap Darurat, petugas Binadik, serta Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib).
Selain itu, ada juga 10 WBP Lapas Terbuka Nusakambangan yang ikut vaksinasi booster.
Seluruh WBP yang akan divaksinasi, terlebih dahulu harus menjalani skrining kesehatan seperti suhu badan, tekanan darah, dan saturasi oksigen untuk memastikan dalam kondisi sehat.
"Seorang WBP kasus terorisme atas nama Aman Abdurrahman alias Oman Rachman alias Abu Sulaiman juga mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Menurutnya, kegiatan vaksinasi ini juga menjadi salah satu anjuran dari Rasulullah untuk dapat terhindar dari suatu wabah penyakit yang berbahaya," kata Riko.
Menurut dia, pemberian vaksin dosis ketiga tersebut merupakan hal penting dan mendesak demi memaksimalkan upaya pemutusan penularan mata rantai Covid-19 beserta meminimalkan risiko ketika terpapar virus Corona.
"Dalam rangkaian perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58, pemberian vaksin 'booster' menjadi salah satu 'goals' yang harus dicapai. Ini sejalan dengan instruksi Presiden RI tentang percepatan pemberian vaksinasi booster kepada masyarakat," katanya.