Cara Mencegah Batu Ginjal, Ini Makanan dan Minuman Harus Dihindari

Penyakit batu ginjal masih kerap ditemui di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana cara mencegah batu ginjal? Apa saja makanan dan minuman yang perlu kita hindari?

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Cara Mencegah Batu Ginjal, Ini Makanan dan Minuman Harus Dihindari
cara mencegah batu ginjal. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Penyakit batu ginjal masih kerap ditemui di tengah-tengah masyarakat. Bagaimana cara mencegah batu ginjal? Apa saja makanan dan minuman yang perlu kita hindari?

Dokter Spesialis Urologi, Akhada Maulana membagikan informasi tentang penyakit batu ginjal. Termasuk cara mencegah dan mengobati penyakit tersebut.

Dia mengatakan, batu ginjal akan terjadi ketika terbentuk inti batu. Kemudian setelah mengalami beberapa kali proses diselimuti oleh bahan-bahan lain, yang disebut matriks, terjadilah batu yang mengendap di ginjal.

Dari mana bahan batu itu mengendap? Kata Dokter Akhada, bahan penyusun batu bisa dari kalsium (kapur), asam urat, endapan karena infeksi baik yang murni maupun campuran dengan zat lain, seperti sitrat, oksalat, atau fosfat.

“Kenapa bisa terbentuk batu? Pertama karena urine terlalu pekat akibat kurang minum air putih. Kedua, jumlah bahan penyusun batu yang terlalu banyak,” kata dr Akhada yang membagikan informasi tersebut melalui akun twitternya, dikutip merdeka.com, Rabu (6/4).

Penyebab terbentuknya batu ginjal juga karena adanya sumbatan di saluran bawah atau dalam ginjal. Sehingga terbentuk endapan yang lama-lama menjadi batu.

Kemudian, kata dr Akhada, kurangnya bahan penghambat batu. Batu yang paling keras dari bahan kalsium, kalau asam urat cukup lunak.

Bagaimana pencegahannya?

dr Akhada menyarankan, minum air cukup. Dengan rumusan lebih dari 50 cc dikali berat badan selama 24 jam. Apabila seseorang memiliki karakter mudah berkeringat, konsumsi air putih dilebihkan. Dengan target, buang air kecil minimal 0.5-1 cc kali berat badan per jam.

Misalnya, berat badan 60 kg dalam 24 jam buang air kecil minimal 720-1.000 cc dan jernih tidak berwarna, apalagi pekat.

“Sekali kencing paling tidak 250-300 cc. Minimal 4 kali kencing seriap hari,” katanya.

Dia mengakui sulit untuk mengurangi makanan tinggi kalsium karena banyaknya makanan yang mengandung kalsium. Meskipun dengan kadar yang tidak tinggi. Kecuali terlihat kasat mata air minum kita mengandung kapur.

Solusinya, konsumsi bahan pengikatnya yaitu sitrat. Bisa didapatkan dari jeruk nipis, lemon, berry, dan anggur.

Demgam adanya sitrat yang berimbang dengan kalsium, lanjut dia, keduanya akan berikatan sehingga kalsium tidak akan mengendap di ginjal.

“Kurangi konsumsi makanan tinggi kolesterol yang merupakan bahan dasar asam urat. Karena bisa terbentuk batu urat. Pilihan lain yaitu kurangi gula/karbo,” jelas dr Akhada.

Minuman Penyebab Batu Ginjal

Sebab, tubuh akan ambil cadangan lemak untuk aktivitas fisik berat misalnya olahraga rutin, akibat dari kurangnya cadangan gula dalam tubuh. Jadi bahan penyusun asam urat berkurang.

“Untuk bahan penyusun batu dari oksalat: Kacang, bayam, cokelat, almond, kentang dengan kulitnya,” jelas dia.

Menurut dia, oxalat akan menjadi batu berikatan dengan kalsium. Jadi ketika seseorang minum air banyak dan konsumsi sitrat, potensi terbentuknya batu kalsium oxalat berkurang.

“Minuman cola, teh manis, & sari buah kemasan (bukan alami) mengandung banyak fosfat & fruktosa yang sangat bisa memicu terbentuknya batu ginjal,” ungkap dia.

Rekomendasi