Penjelasan Video Ratusan KIS & KIP Tercecer di Buleleng Bali, Ditemukan Pemulung

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Bali, I Putu Kariaman Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Diakuinya, kartu-kartu tersebut ditemukan seorang pemulung di desa setempat bernama Made Widari. Kartu ditemukan di dalam kardus di tempat pembuangan sampah pada 8 Februari lalu.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Penjelasan Video Ratusan KIS & KIP Tercecer di Buleleng Bali, Ditemukan Pemulung
118 Kartu Indonesia Sehat yang Ditemukan Pemulung di Buleleng. ©2022 facebook

Sebuah video merekam ratusan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tercecer di tempat sampah di Kabupaten Buleleng, Bali. Kartu-kartu itu ditemukan seorang pemulung.

Video berdurasi pendek itu diunggah pada Sabtu (5/3). Ratusan KIS dan KIP terbungkus tas kresek dan diduga dibuang ke kali di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng, Bali, I Putu Kariaman Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Diakuinya, kartu-kartu tersebut ditemukan seorang pemulung di desa setempat bernama Made Widari. Kartu ditemukan di dalam kardus di tempat pembuangan sampah pada 8 Februari lalu.

"Sudah diselesaikan oleh aparat desa pihak terkait. Namun, kembali viral pada Sabtu kemarin," kata Kariaman dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/3).

Kronologi KIS dan KIP Tercecer

Kartu itu milik Kepala Dusun (Kadus) Kawanan, Made Budiasa yang pernah dibawanya pada 2018 silam. Rencananya, kartu itu akan disalurkan.

Tetapi karena Made Budiasa mengalami sakit dan bolak-balik masuk rumah sakit sampai akhirnya lupa mengembalikan ke kantor desa setempat. Tanpa disadari isinya penting, kemudian kardus berisi KIS dan KIP itu dibuat secara tak sengaja saat anaknya membersihkan rumah.

"Kartu yang ditemukan tersebut meliputi 118 KIS dan 8 KIP. Setelah diceks dari 118 KIS sebanyak 73 kartu tidak aktif dan 45 aktif. Namun 45 kartu yang aktif 22 kartu berasal dari warga Desa Sawan, 4 kartu ganda tapi nik-nya beda serta 2 pemilik kartu sudah meninggal dunia. Kartu yang tidak aktif tersebut sudah dikembalikan sepenuhnya ke Dinas Sosial Buleleng," ujarnya.

Rekomendasi