319 Rumah di Singkil Manado Kebanjiran, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Tim gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas dan relawan melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak banjir. Personel Polda Sulut khususnya dari Ditsamapta, Polresta Manado dan Polsek Singkil yang dipimpin Kapolsek Ipda Ch. Pardede langsung turun untuk membantu penanganan banjir.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
319 Rumah di Singkil Manado Kebanjiran, Warga Dievakuasi Pakai Perahu Karet
Banjir di Singkil Manado. Antara

Sejumlah wilayah di Manado mengalami banjir akibat hujan deras melanda daerah tersebut pada Kamis (3/3) sore. Wilayah yang mengalami banjir antara lain Kelurahan Ternate Tanjung dan Kelurahan Karame Kecamatan Singkil.

Tim gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas dan relawan melakukan evakuasi kepada warga yang terjebak banjir. Personel Polda Sulut khususnya dari Ditsamapta, Polresta Manado dan Polsek Singkil yang dipimpin Kapolsek Ipda Ch. Pardede langsung turun untuk membantu penanganan banjir.

"Personel Polri berkolaborasi dengan personel TNI, Basarnas dan para relawan langsung turun melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di rumahnya. Warga diangkut dengan menggunakan perahu karet ke lokasi yang lebih aman," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, di Manado, dikutip Antara, Jumat (4/3).

Tak Ada Korban Jiwa

Dia mengatakan bahwa evakuasi warga berjalan dengan lancar dan tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Menurut dia, hujan mulai mereda sehingga memudahkan petugas melakukan evakuasi.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh warga agar berhati-hati terkait cuaca ekstrem yang kemungkinan masih akan terjadi. Berdasarkan data dari Pemerintah setempat, khusus di Kecamatan Singkil Kota Manado, jumlah rumah warga yang tergenang banjir sebanyak 319 unit.

"Kepada warga yang tinggal di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lokasi rawan longsor agar tetap waspada, bila perlu untuk saat ini mencari lokasi yang aman dulu," kata Jules.

Rekomendasi