Kementerian Sekretariat Negara menganggarkan Rp8.357.765.500 untuk pengadaan mobil baru. Dikutip dalam laman lpse.kemenkeu.go.id, tender itu dimenangkan oleh PT Satria Internusa Perkasa. Dijelaskan PT itu berkantor di Poin Mas Raya, No.42B/ RT 003/RW 010 Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Dengan harga penawaran Rp7.998.100.000 dan harga terkoreksi Rp7.998.100.000.
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Heru Budi Hartono terdapat 4 unit yang dibeli dengan jenis SuV dan commuter. Dia menuturkan mobil tersebut nantinya akan dilengkapi bulletproof.
"Cuma nanti kaca filmnya itu bulletproof. Bukan anti peluru full bisa menghalau kira-kira. Kalau pakai anti peluru mahal," kata Heru kepada merdeka.com, Selasa (8/2).
Heru menjelaskan alasan membeli 4 unit mobil tersebut dapat mempersingkat waktu jika ada tamu negara. Sehingga anggaran tidak terbuang untuk menyewa mobil seperti pada 2019 lalu.
"Kadang-kadang kalau kita sewa kan waktunya mepet, terus pelayanan tidak maksimal, kalau tamu negara itu harus benar-benar safety kan, harus diteliti," ungkapnya.