Tak Hiraukan Peringatan, Anggota BEM UI Tewas Tertabrak Kereta di Depok

"Dari masinis penjaga palang pintu perlintasan sudah dikasih tanda peringatan dan meneriaki ada kereta sudah dekat, namun dari keterangan saksi bahwa korban malah tetap menyeberang. Tidak sempat menghindar langsung ketabrak dan keseret hingga sejauh 25 meter," kata Kapolsek Beji Kompol Agus Khaeron, Kamis (20/1).

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Tak Hiraukan Peringatan, Anggota BEM UI Tewas Tertabrak Kereta di Depok
Perlintasan Kerata Api di Kebayoran Lama. ©2013 merdeka.com/arie basuki

Seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) tewas tertabrak kereta saat menyeberang di perlintasan kereta rel listrik (KRL) Stasiun Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Korban tertabrak KRL yang melintas dari arah Jakarta menuju Bogor. Korban sempat terseret hingga 25 meter.

Korban bernama Bonita (24). Dia adalah mahasiswa jurusan Fakultas Farmasi. Diduga, korban terburu-buru menyeberang dan tidak menghiraukan peringatan penjaga perlintasan.

"Dari masinis penjaga palang pintu perlintasan sudah dikasih tanda peringatan dan meneriaki ada kereta sudah dekat, namun dari keterangan saksi bahwa korban malah tetap menyeberang. Tidak sempat menghindar langsung ketabrak dan keseret hingga sejauh 25 meter," kata Kapolsek Beji Kompol Agus Khaeron, Kamis (20/1).

Dari keterangan yang didapat, petugas sudah menutup palang pintu. Namun korban masih saja menyeberang.

"Korban ketabrak kereta commuter line 1676 jurusan Jakarta - Bogor. Jasad korban terseret sejauh 25 meter hingga sampai peron Stasiun Pondok Cina sampai jasad korban tidak bisa dikenali," ungkapnya.

Korban pun dievakuasi. Barang milik korban sudah diamankan berupa dua buah ponsel dan satu buah dompet.

"Barang bawaan korban yang tercecer di lokasi sudah kita amankan dan dibawa ke Polsek. Kartu Identitas korban yang kita temukan ada kartu Tanda pengenal ID korban sebagai anggota BEM UI Fakultas Farmasi staf departemen seni dan budaya," katanya.

Rekomendasi