Banjir yang melanda satu desa di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, mulai surut, Minggu (12/12). Puncak bencana itu terjadi pada dua hari lalu, Jumat (10/12).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaporkan warga desa setempat tetap waspada dan siaga terhadap kemungkinan banjir susulan. Desa yang terdampak yaitu Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Rohul.
"Hal tersebut tidak terlepas dari prakiraan cuaca hingga dua hari ke depan yang berpotensi berawan, hujan ringan hingga hujan petir. Pada Minggu ini, Kecamatan Kabun masih berpeluang hujan ringan hingga hujan petir," ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (12/12).
Advertisement
Tidak Ada Korban Jiwa
Banjir yang terjadi setelah hujan lebat ini menyebabkan debit Sungai Aliantan meluap dan berdampak pada 93 KK. Tinggi muka air saat terjadinya banjir berkisar 50 cm sampai dengan 100 cm.
"Tidak ada laporan korban jiwa ataupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut," imbuh dia.
Menyikapi banjir dua hari lalu, BPBD dan petugas gabungan dari TNI, Polri, relawan dan aparat kecamatan dan desa bersiaga untuk mengantisipasi, apabila terjadi evakuasi warga.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga, khususnya jelang puncak musim hujan pada Januari 2021 hingga Februari 2022. Berdasarkan kajian bahaya inaRISK, Kecamatan Kabun merupakan salah satu kecamatan dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Rohul berada pada potensi bahaya tersebut.