Menkes Minta Daerah Lain Tiru Tidore Tekan Penyakit Akibat Nyamuk

Menkes menyebut, dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, baru 331 yang bebas dari penyakit akibat nyamuk. Khusus filariasis, baru 32 kabupaten dan kota yang mengeliminasi penyakit tersebut. Bagi yang belum, dia meminta tak malu belajar dari Tidore.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Menkes Minta Daerah Lain Tiru Tidore Tekan Penyakit Akibat Nyamuk
Menkes Budi Gunadi Sadikin. ©2021 Merdeka.com

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong daerah lain mengikuti Kota Tidore Kepulauan menekan sejumlah penyakit yang disebabkan nyamuk. Di antaranya penyakit Demam berdarah dengue (DBD), malaria, filariasis, dan japanese encephalitis.

"Kalau teman-teman di Tidore saja bisa, harusnya kota-kota lain juga bisa," katanya dalam acara Puncak Peringatan Hari Pengendalian Nyamuk, Selasa (30/11).

"Tinggal bagaimana saja mereka mau meniru dengan rendah hati apa yang dilakukan Tidore. Tidore juga dengan besar hati mensharing apa taktik-taktiknya supaya ditiru," sambungnya.

Budi menyebut, dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, baru 331 yang bebas dari penyakit akibat nyamuk. Khusus filariasis, baru 32 kabupaten dan kota yang mengeliminasi penyakit tersebut.

Mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini meminta jajarannya mencari tahu langkah-langkah Kota Tidore dalam menekan penyakit akibat nyamuk. Informasi tersebut kemudian disosialisasikan kepada kabupaten dan kota lain.

"Tugas kita di Kemenkes adalah memastikan sosialisasi dari apa yang sudah dilakukan teman-teman di Tidore ke seluruh kabupaten dan kota yang lain," ujarnya.

Menurut Budi, sejumlah negara sudah berhasil mengendalikan bahkan mengeliminasi penyakit akibat nyamuk. Keberhasilan ini patut dicontoh Indonesia.

"Besar harapan saya, bahwa teman-teman di Kemenkes bisa mendorong agar penyakit-penyakit yang disebabkan nyamuk empat tadi bisa terus secara konsisten kita tekan," kata dia.

Rekomendasi