Panpel Sebut Kerusakan Fasilitas Stadion Manahan Sebelum Pertandingan PSG vs PSCS

Ketua Panpel Liga 2 di Stadion Manahan, Ginda Ferachtriawan mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki kerusakan tersebut.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Panpel Sebut Kerusakan Fasilitas Stadion Manahan Sebelum Pertandingan PSG vs PSCS
Fasilitas Stadion Manahan Solo rusak. ©2021 Merdeka.com

Panitia pertandingan (panpel) Liga 2 Grup C, memastikan kerusakan sejumlah fasilitas Stadion Manahan, Solo terjadi sebelum pertandingan antara PSG Pati melawan PSCS Cilacap. Ada dua kerusakan ringan, yakni engsel pintu kamar mandi dan engsel loker di bawah bangku pemain di ruang ganti.

Ketua Panpel Liga 2 di Stadion Manahan, Ginda Ferachtriawan mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki kerusakan tersebut. Sehingga polemik kerusakan fasilitas Stadion Manahan dianggap selesai.

"Kami sudah perbaiki semua kerusakan. Kami juga sudah melakukan pengecekan dan mengumpulkan semua anggota panpel untuk mencari tahu akar permasalahannya," ujar Ginda, Rabu (6/10).

Anggota DPRD Kota Solo itu mengemukakan setelah mengumpulkan sejumlah keterangan, diketahui bahwa kerusakan kedua fasilitas stadion terjadi sebelum pertandingan berlangsung antara PSG Pati vs PSCS Cilacap.

"Jadi petugas yang mengetahui ada kerusakan itu mau memperbaikinya saat itu juga," jelasnya.

Namun lanjut dia, saat itu di ruang ganti sudah ada tim PSG yang melakukan briefing pemain dan manajer sehingga perbaikan ditunda. Perbaikan baru dilakukan pada hari ini, saat tidak ada pertandingan.

"Kami pastikan kerusakan fasilitas Stadion Manahan tidak ada hubungannya dengan klub peserta Liga 2 Grup C. Kerusakan terjadi sebelum pertandingan PSG Pati melawan Cilacap," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah fasilitas Stadion Manahan Solo rusak usai pertandingan Liga 2 antara tim milik YouTuber Atta Halilintar PSG Pati melawan PSCS Cilacap, Senin (4/10). Kerusakan ringan terjadi di salah satu ruang ganti dan toilet.

Foto kondisi ruang ganti yang rusak diunggah di sejumlah media sosial Instagram. Di antaranya akun milik sejumlah punggawa Persis Solo dan Pasoepatinet. Tak sedikit warganet yang kecewa dan menyayangkan perusakan fasilitas salah satu stadion yang disiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2023 mendatang.

Keluhan warganet di Pasoepatinet ditanggapi oleh akun gibran_rakabuming milik Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Putra Presiden Jokowi itu minta masyarakat agar tidak lagi mempermasalahkan kejadian tersebut.

“Rasah ribut, iki wis nyeluk tukang. Wis didandani,” ujar Gibran kemarin.

Ditemui di kantornya, Rabu (6/10) Gibran menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengaku sudah memperbaiki kerusakan itu sendiri.

“Wis kui thok (cuma itu rusaknya). Rusaknya kecil saja, enggak usah diributkan,” tandasnya.

"Uwis rampung, wes beres. Wis rapopo, wes tak benakno (sudah tidak apa-apa, sudah saya benahin)," imbuhnya.

Ia menegaskan persoalan Ini tanggung jawab tuan rumah. Menurutnya, sudah menjadi resiko sebagai tuan rumah.

“Wis resiko, enggak apa. Saya enggak tahu siapa yang merusaknya," katanya.

Gibran menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengecekan semua fasilitas Stadion Manahan pasca kejadian. Dan hasilnya, sudah tidak ada lagi kerusakan fasilitas lainnya.

"Kerusakan cuma itu saja (pintu toilet dan pintu ruang baju pemain). Semua sudah beres diperbaiki," pungkas dia.

Rekomendasi