Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini menanggapi terkait survei indikator yang merilis tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya 58 persen. Dia menilai hasil tersebut akan jadi energi untuk melakukan tanggung jawab kepada masyarakat.
"Kami mengamati hasil survei tersebut, tidak begitu jauh dengan perhitungan kami. Ini persoalan semua negara. Alhamdulillah, kepercayaan yang masih mendekati 60 persen menjadi energi untuk pemenuhan tanggung jawab, sebagaimana yang diharapkan," kata Faldo dalam pesan singkat, Senin(27/9).
Dia mengklaim strategi yang ditempuh selama ini sudah memperlihatkan hasil. Pemerintah juga kata dia terus bekerja untuk mendorong pemulihan. Terlihat pada 2021, dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp744,8 triliun, meningkat dari realisasi PEN sebesar Rp575,8 triliun pada 2020.
"Dunia internasional juga apresiasi langkah-langkah kita. Namun apapun hasil penilaian yang ada, yang jelas kita semua harus bersiap dan waspada," bebernya.
Faldo pun meminta agar pihak-pihak yang belum puas dengan kinerja pemerintah untuk bersabar. Sehingga diharapkan tidak menggelar demo atau kerumunan yang akan menyebabkan klaster baru Covid-19.
"Bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momentum untuk urusan politik jangka pendek dan kepentingan segelintir kelompok dengan membuat kerumunan dan pengumpulan massa, atau hal - hal lain yang bisa berimplikasi pada kembali menyebarnya virus Covid 19, kami minta untuk bersabar," pungkasnya.