Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Ibu dan anak itu ditemukan tewas dalam bagasi mobil Alphard di Dusun 2 Ciseuti, RT 18, RW 03, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Hingga kini kasus tersebut belum juga terungkap.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Penemuan jenazah di dalam bagasi Alphard. ©2021 Merdeka.com

Bareskrim Polri turun tangan langsung dalam melakukan penyelidikan terkait dengan tewasnya seorang ibu bernama Tuti (55) dan anaknya Amelia (23) yang ditemukan tewas dalam bagasi mobil Alphard di Dusun 2 Ciseuti, RT 18, RW 03, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Kedua korban ditemukan tertumpuk di bagasi dalam kondisi bersimbah darah di sekujur tubuh.

"Asistensi dari Dit Tipidum," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Selasa (14/9).

Secara terpisah, Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi membenarkan membantu Polda Jawa Barat dan Polres Subang untuk menyelidiki kasus tersebut. Terlebih, kasus yang sudah hampir satu bulan ini sendiri sampai saat ini belum juga mengungkap siapa pelaku pembunuhan tersebut.

"Iya, tim asistensi dari Bareskrim sudah di sana untuk membantu melakukan penyelidikan. Termasuk menganalisa semua informasi yang sudah diperoleh oleh Polres Subang dan Polda Jabar," ujar Andi.

Sebelumnya, Polres Subang masih menunggu hasil Laboratorium Forensik terkait tewasnya seorang ibu bernama Tuti (55) dan anaknya Amelia (23) yang ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard di Dusun 2 Ciseuti, RT 18, RW 03, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8). Kedua korban ditemukan tertumpuk di bagasi dalam kondisi bersimbah darah di sekujur tubuh.

"Kami masih menunggu hasil labfor, nanti kalau sudah ini kita sampaikan ya. Mohon sabar ya," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni saat dihubungi, Sabtu (28/8).

25 Saksi Diperiksa Polisi

Selain itu, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sebanyak 25 orang saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

"Sementara ini baru 25 (saksi termasuk suami) iya saksi," ujarnya.

Sumarni pun meminta untuk bersabar dan juga berjanji akan merilis kasus tersebut secara lengkap.

"Sabar ya sabar ya, nanti kita rilis lengkap ya. Mohon waktu ya," tutupnya.

Diketahui, warga Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan mayat ibu-anak Tuti dan Amelia pada Rabu (18/8) pagi. Dua korban itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi mobil Alphard oleh Yosep. Dia baru pulang dari rumah istri mudanya dan menemukan kondisi rumah yang sudah berantakan.

Dari penyelidikan sementara polisi, tidak ada barang berharga yang hilang saat kejadian.

Rekomendasi