Menkes Minta Jawa Barat Suntikkan 2,4 Juta Dosis Vaksin, Tak Usah Jadi Cadangan

Menkes Budi mengatakan, nantinya pemerintah pusat akan mengirimkan kembali vaksin untuk penyuntikan kedua.

Muhammad Genantan Saputra
Menkes Minta Jawa Barat Suntikkan 2,4 Juta Dosis Vaksin, Tak Usah Jadi Cadangan
Menkes Budi Gunadi Sadikin. ©2021 Merdeka.com

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masih ada 2,4 juta dosis vaksin yang belum disuntikkan di Jawa Barat. Budi pun menginstruksikan vaksin tersebut segera dihabiskan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Dari paparan Budi, ada 9,761,620 dosis vaksin yang dikirim untuk Jawa Barat. Sementara, baru 7,358,966 yang disuntikkan kepada masyarakat Jabar. Jika dihitung masih tersisa 2,402,644 dosis yang belum disuntikkan.

Hal itu disampaikan Budi saat mengikuti rapat pengarahan Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama seluruh Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat yang dilihat pada Jumat (23/7). Rapat juga diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Jadi Jawa Barat catatan kami ada sekitar 9,7 juta dosis vaksin yang sudah dikirim, sedang disuntikkan 7,3 juta. Jadi masih ada 2,4 juta vaksin yang ada di seluruh Jawa Barat yang bisa divaksinkan tidak usah digunakan sebagai cadangan suntik kedua," ucapnya.

Budi mengatakan, nantinya pemerintah pusat akan mengirimkan kembali vaksin untuk penyuntikan kedua. Sehingga, pemerintah Jawa Barat tak perlu menyimpan stok vaksin pertama untuk dijadikan cadangan vaksin kedua.

"Karena pasti nanti kita akan makin banyak vaksinnya datang, suntik kedua nya akan kita isi," jelas Budi.

Budi meminta pemerintah Jawa Barat menghabiskan vaksin yang sudah dikirim pemerintah pusat sesuai arahan Presiden Jokowi. Dia mengatakan, nantinya RI akan kedatangan vaksin dalam waktu dekat.

"Jadi memang angka itu sesuai arahan Bapak Presiden dipakai aja, karena nanti kita akan perbanyak pengiriman vaksinnya sesuai dengan jumlah vaksin yang datang dalam minggu minggu depan ini," pungkasnya.

Rekomendasi