Polda Metro Jaya masih menyelidiki dugaan ancaman kekerasan melalui media elektronik yang dilaporkan pegiat media sosial, Adam Deni Gearaka dengan terlapor Drumer Band SID I Gede Ari Astina alias Jerinx.
"Ya, Pasal 335, Pasal 29 UU ITE, tapi kan harus kita cek dulu oleh penyidik, diteliti dulu berkasnya, laporannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi Selasa (12/7).
Apabila ditemukan unsur pidana sebagaimana Pasal 335 KUHP dan Pasal 29 UU ITE yang tertuang dalam laporan, penyidik akan menaikkan laporan tersebut ke tahap selanjutnya yakni penyidikan.
"Apakah memenuhi unsur-unsur di pasal tersebut atau tidak baru nanti kita lihat. Saat ini masih kita teliti dulu. Kalau memenuhi unsur-unsur baru kita naikkan ke tingkat penyidikan," terang Yusri.
Yusri menjelaskan, kasus ini bermula ketika Adam Deni selaku pelapor berkomentar di akun Instagram Jerinx. Lantas, Jerinx menghubungi Deni dan saat berkomunikasi itulah terjadi ancaman kepada Deni.
"Awalnya pelapor ini kan sering berkomentar di akun terlapor di JRXSID itu. Kemudian nggak tahu kenapa terlapor menghubungi korban melalui telepon. Kemudian menurut korban dia diancam dengan kata kata yang kurang wajar ya," kata Yusri.
"Ya jadi laporannya sudah masuk tanggal 10 kemarin, saat ini masih diteliti dulu karena ini kan tentang perbuatan disertai ancaman kekerasan lah," tambahnya.
Beberapa waktu lalu, Jerinx SID diketahui sempat bermasalah dengan pegiat media sosial bernama Adam Deni. Jerinx SID menuduh Adam Deni telah menghilangkan akun Instagramnya.
Setelahnya, penabuh drum Superman Is Dead itu kemudian meminta maaf karena telah menuduh Adam Deni. Namun sepertinya Adam Deni telah menentukan sikapnya, yaitu dengan tetap melaporkan Jerinx SID ke pihak kepolisian.
Hal itu disampaikannya melalui sebuah unggahan di Instagram-nya beberapa waktu lalu. Dalam unggahannya itu, ia juga menunjukkan sebuah surat laporan.
"Saya telah melaporkan IGA atau yg biasa dikenal dengan nama JRX. Terimakasih @poldametrojaya telah menerima laporan saya dengan baik hari ini. Atas beberapa pertimbangan, Saya menggunakan hak saya untuk melaporkan JRX. Kenapa tidak mediasi? Saya telah mencoba tapi tidak ada titik temu," tulis Adam Deni.