657 Pasien Covid-19 Dirawat di Rusun Nagrak Jakarta Per 27 Juni 2021

Dia merinci, jumlah dari total 657 orang tersebut terdiri dari 428 orang pria dan 229 oran wanita. Aris menjelaskan, data 657 orang ini adalah data pertama yang masuk ke dalam catatannya, sejak difungsikan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
657 Pasien Covid-19  Dirawat di Rusun Nagrak Jakarta Per 27 Juni 2021
Ruang Isolasi Corona. ©2020 Merdeka.com/klikdokter.com

Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian merilis perkembangan jumlah Pasien Perawatan Covid-19 di Rusun Nagrak Jakarta. Diketahui, rumah susun ini mulai dialihfungsi pada sebagian unitnya untuk pasien isolasi Covid-19 oleh Pemprov DKI sejak kemarin.

"Data di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Rusun Nagrak di Tower 3, hari ini total berjumlah 657 orang sebagai pasien Covid rawat inap," tulis Aris dalam keterangannya, Minggu (27/6).

Dia merinci, jumlah dari total 657 orang tersebut terdiri dari 428 orang pria dan 229 oran wanita. Aris menjelaskan, data 657 orang ini adalah data pertama yang masuk ke dalam catatannya, sejak difungsikan.

"Semula 0 orang, hari Minggu, 27 Juni 2021 sampai pukul 08.00 WIB data masuk 657 orang," jelasnya.

Untuk kapasitas di Rusun Nagrak, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan tempat tersebut bisa memuat 4.000 bed dari total 4 tower tersedia.

"Kita bisa isi sekitar 4.000 bed. Kita akan memulai dengan 2.000 bed dulu, tapi itu fasilitas maksimalnya bisa 4.000,” kata Budi dalam keterangannya Jumat 25 Juni 2021.

Diketahui, Rusun Nagrak difungsikan akibat kapasitas RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang tengah dalam kondisi hampir penuh. Nantinya, untuk pasien Covid-19 tanpa gejala (OTG) dan ringan akan dipindahkan ke Rusun Nagrak untuk penanganannya.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi