Korlantas Polri tengah mengevaluasi penyekatan kendaraan pemudik. Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, petugas harus mengatur strategi pemeriksaan kendaraan sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang, apalagi sampai lebih dari 5 kilometer.
"Kita atur dinamika kita atur. Kita juga tidak mengkhendaki antrean yang begitu panjang. Paling tidak rekomendasinya 5 kilometer lah jangan sampai terlalu panjang," kata dia di Cikarang Barat, Kamis (6/5).
Menurut Istiono, pemeriksaan kendaraan pemudik tidak hanya dilakukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Istiono menyampaikan, Polda Jabar dan Polda Jawa Tengah turut melakukan penyekatan di wilayah hukum masing-masing. Hal itu agar meminimalkan aktivitas masyarakat yang nekat mudik di tengah pandemi Covid-19.
"Jadi kalau di sini lolos di Jabar, Jateng akan dilakukan pemeriksaan. Jadi saringan saringan inilah yang mengatur semuanya," ujar dia.
Seandainya masyarakat berhasil menerobos penjagaan petugas, polisi telah menggandeng salah satu perusahaan farmasi untuk segera melakukan pemeriksaan Covid-19 melalui metode rapid test antigen.
"Bila pun lolos mereka sudah siap mengidentifikasi bagi pemudik atau nonmudik yang sudah mendahului harus dilakukan upaya-upaya rapid test antigen di sana," ujar dia.