Gunung Semeru Erupsi, Polda Jatim Kirim 300 personel Brimob ke Lumajang

300 personel Sat Brimob telah mengikuti apel serta pengecekan alat-alat atau peralatan yang akan dibawa sebelum berangkat ke Lumajang.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Gunung Semeru Erupsi, Polda Jatim Kirim 300 personel Brimob ke Lumajang
Polda Jatim Kirim 300 personel Brimob ke Lumajang. ©2021 Istimewa

Sebanyak 300 personel Satuan Brimob dikirim Polda Jatim dalam rangka Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Lumajang untuk membantu penanganan warga terdampak letusan Gunung Semeru. Pengiriman ratusan personel Brimob tersebut untuk mengantisipasi adanya erupsi lanjutan Gunung Semeru.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, 300 personel Brimob tersebut di kirim ke Lumajang sejak Sabtu (17/1) malam lalu.

"Sabtu (16/1) malam sebanyak 300 personel jajaran Satuan Brimob Polda Jatim BKO ke Lumajang untuk mengantisipasi erupsi Gunung Semeru," katanya, Minggu (17/1).

Ia mengatakan, 300 personel Sat Brimob telah mengikuti apel serta pengecekan alat-alat atau peralatan yang akan dibawa sebelum berangkat ke Lumajang.

"Jajaran personel Sat Brimob Polda Jatim juga membawa beberapa peralatan yang nantinya dibutuhkan saat berada di lokasi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur," katanya.

Gatot menjelaskan beberapa kesiapan yang dibawa antara lain, tenda 10 set, feltbet 300 buah, masker 600 buah, sepatu boots 100 buah, sarung tangan 100 buah, meja dan kursi masing-masing 10 set, serta tandu 10 set, sekop 100 buah, cangkul 100 buah dan mantel 300 buah.

"Selain itu personel Sat Brimob juga menyiapkan dua unit mobil dapur lapangan, satu unit mobil water cannon, satu unit mobil SAR serta empat unit (R4), 12 unit (R2) serta dua unit truk boks," ujarnya.

Personel Sat Brimob Polda Jatim sebelum ke lokasi warga terdampak letusan, terlebih dahulu akan menuju ke Polres Lumajang untuk melakukan koordinasi dengan Polres setempat.

Diketahui, Gunung Semeru kembali meletus dan meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer ke arah Besuk Kobokan pada 16 Januari 2021 pukul 17.24 WIB dan aktivitas guguran lava juga terjadi dengan jarak luncur antara 500-1.000 meter dari kawah Jonggring Saloka ke arah Besuk Kobokan.

Rekomendasi