Mamuju Tengah Diguncang Gempa Magnitudo 5,1

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan parameter gempa M5,1 berada pada kedalaman 10 km. Titik gempa berada di darat, sekitar 21 km barat laut Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Mamuju Tengah Diguncang Gempa Magnitudo 5,1
Ilustrasi Mamuju. ©2018 Merdeka.com/djoko poerwanto

Gempa dengan magnitudo 5,1 terjadi pada hari ini, Sabtu (7/11), sekitar pukul 06.41 WIB di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Guncangan gempa membuat warga Mamuju Tengah panik.

"Warga di daerah pesisir sempat panik, belum ada laporan kerusakan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui keterangan tertulis.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah masih memantau situasi di lapangan pascagempa. BNPB mengimbau masyarakat waspada dan siap siaga terhadap bencana gempa bumi, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

"Lakukan upaya kesiapsiagaan di tengah keluarga sehingga terhindar dari risiko yang lebih besar," tandas Raditya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan parameter gempa M5,1 berada pada kedalaman 10 km. Titik gempa berada di darat, sekitar 21 km barat laut Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

BMKG menyebut hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan analisis guncangan dengan skala MMI, gempa bumi dirasakan daerah Mamuju Tengah III-IV MMI dan Mamuju Utara, Mamuju dan Pasangkayu III MMI.

Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Mamuju atau Mamuju Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar naik atau thrust fault.

Analisis risiko menunjukkan, Kabupaten Mamuju Tengah termasuk daerah dengan kategori kelas bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi. Sebanyak 5 kecamatan berada pada kawasan tersebut dengan luas risiko sekitar 39.000 hektar, sedangkan jumlah populasi yang terpapar bahaya gempa bumi sedang hingga tinggi sebanyak 58.671 jiwa.

Rekomendasi