Menteri Agama Fahrul Razi terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelum dinyatakan positif Fahrul sempat melakukan aktivitas dan melakukan kunjungan kerja.
Bahkan, pada 7 September lalu, Menag Fachrul sempat hadir dalam sidang kabinet bersama Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.
merdeka.com mencatat kegiatan Menag selama awal September sebelum dinyatakan positif Covid-19 pada Senin (21/9):
4 September 2020
Di awal September, Jumat (4/9)- Sabtu (5/9) Fahrul sempat berkunjung ke Papua untuk meninjau masjid Raya Baiiturrahim dan Asrama Haji Jayapura, bertemu dengan tokoh adat dan tokoh lintas agama Papua Barat di Sorong.
7 September 2020
Senin (7/9) Fahrul sempat bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengikuti Sidang Kabinet Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi untuk Penguatan Reformasi Tahun 2021.
Terkonfirmasi menurut Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, saat itu Fahrul terkonfirmasi negatif.
"Sudah dicek, tanggal 7 September hadir, dan hasi swabnya negatif," ungkap Heru dalam pesan singkat, Senin (21/9).
8 September 2020
Pada Selasa 8 September, Fahrul juga mengikuti rapat di DPR. Dalam ruangan tersebut hadiri anggota komisi VIII DPR.
Advertisement
14 September 2020
Senin (14/9) Fahrul sempat membuka rakornas Wakaf melalui siaran virtual. Hadir dalam pertemuan tersebut , Ketua Pelaksana BWI M.Nuh, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Perwakilan BWI dari seluruh provinsi.
Kemudian Fahrul juga mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR secara tatap muka. Pertemuan tersebut membahas RKA K/L tahun 202.
15 September 2020
Fahrul juga sempat melantik 22 pejabat di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta ini hanya dihadiri secara fisik oleh sembilan pejabat yang dilantik. Sementara 13 lainnya, mengikuti melalui sambungan video conference.
Pejabat yang dilantik terdiri dari Kepala Kanwil, Kepala Biro pada PTKIN, Kepala Pusat, Inspektur pada Itjen, serta Direktur pada Unit Eselon I Kemenag.
Hadir sebagai saksi pelantikan, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi dan Staf Ahli Menteri Agama Bidang Manajemen Komunikasi Oman Fathurahman.
Pelantikan juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Agama, Staf Ahli Menteri Agama, serta Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Agama.
Kemudian Fahrul juga sempat bertemu dengan dengan GP Ansor.
Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Turut mendampingi Menag, Staf Khusus Menteri Agama Kevin Haikal, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, Sekretaris Menteri Agama Khoirul Huda Basyir dan pejabat Ditjen Pendidikan Islam.
Advertisement
16 September 2020
Lima hari sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, Fahrul sempat berkunjung ke Nusa Tenggara Barat. Berbagai kegiatan dilakukan Fahrul mulari diawali dengan meninjau Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kemenag NTB. Kehadiran Menag di Kanwil Kemenag NTB disambut lantunan hadroh dan langsung menuju ruangan PTSP.
Kunjungannya pun disambut Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen M Iqbal, Kakanwil Kemenag NTB KH.Zaidi Abdad, Rektor UIN Mataram, tokoh agama dan unsur Forkominda.
Turut mendampingi Menag, Staf Khusus Menteri Agama Jul Efendi dan Kevin Haikal serta Sekretaris Menteri Agama Khoirul Huda Basyir.
Kemudian, Fahrul juga meluncurkan Gema Zikir Kemanag, hingga memberikan bantuan operasioanl pesantren (BOP).
17 September 2020
Saat kunjungan kerjanya di NTB, Fahrul juga sempat berkunjung ke Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Kabupaten Lombok Tengah itu disambut kumandang Ya Lal Wathon dari ratusan santriwati.
Tiba di pondok pesantren, Menag pun diselendangi serban oleh TGH Turmudzi kemudian mereka masuk ke ruangan yang disiapkan oleh pengurus pondok.
Selang 15 menit keduanya keluar ruangan dan menuju aula yang sudah dipenuhi ratusan santri dalam gelaran silaturahmi bersama Menag dan TGH Turmudzi.
"Kami bersyukur atas kehadiran Menteri Agama di pondok pesantren. Yang mana pada hari ini beliau berkunjung silaturahmi mudah-mudahan kedatangan Menag membawa berkah," kata TGH Turmudzi dalam sambutannya, Kamis (17/09) lalu.
21 September
Dalam keterangan persnya, Fachrul menyatakan terinfeksi Covid-19. Dia juga menitipkan pesan kesehatan untuk tetap taat protokol kesehatan.
"Siapapun bisa terkena Covid-19 ini, tidak ada kecuali, mari jaga kesehatan, patuhi protokol kesehatan," kata Fachrul dalam siaran pers diterima, Senin (21/9).
Fachrul menambahkan, kepada masyarakat Indonesia agar bisa saling mengerti kondisi pandemi Covid-19. Menurutnya, salah satu kunci pertahanan, selain protokol kesehatan, adalah saling dukung antar warga.
"Mari kita saling berempati, saling menguatkan, dan berikhtiar semoga pandemi ini bisa segera teratasi," ujar dia.