Target 10.000 Tes PCR Belum Bisa Tercapai, Ini Penjelasan Ketua Gugus Tugas Nasional

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut target 10.000 tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam sehari belum bisa tercapai. Saat ini pemerintah baru bisa tes PCR sebanyak hingga 7.000 perhari.

Muhammad Genantan Saputra
Target 10.000 Tes PCR Belum Bisa Tercapai, Ini Penjelasan Ketua Gugus Tugas Nasional
Jokowi Lantik Letnan Jenderal Doni Jadi Kepala BNPB. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut target 10.000 tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam sehari belum bisa tercapai. Saat ini pemerintah baru bisa tes PCR sebanyak hingga 7.000 perhari.

"Bapak Presiden memang sejak dua minggu yang lalu meminta supaya setiap hari kita mampu untuk melakukan 10.000 pengambilan spesimen tetapi kenyataannya data rill, sampai dengan saat sekarang ini baru berkisar antara 6.000 sampai dengan 7.000 spesimen saja," kata Doni usai ratas dengan Presiden Jokowi, Senin (4/5).

Doni menjelaskan, salah satu faktornya karena keterbatasan sumber daya manusia di laboratorium. Sedangkan, untuk jumlah reagen tidak ada masalah dan sudah terdistribusi sangat banyak hingga satu juta reagen.

"Tetapi petugas laboratorium kita jumlahnya terbatas," ucapnya.

Doni menyebut, dalam sehari mereka hanya mampu bekerja 8 jam. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk meningkatkan SDM. Sehingga, diharapkan bisa bekerja 16 jam sehari.

"Jadi kalau sudah bisa 16 jam dari yang sekarang 8 jam berarti sudah di atas 12.000 karena reagen tersedia kemudian komponen-komponen untuk mendukung tes swab juga semuanya sudah tersedia," tuturnya.

Rekomendasi