Cara Jitu Jaga Kesehatan Jiwa, Kurangi Asupan Informasi Seputar Covid-19

Kemudian, untuk mengatasi permasalahan kesehatan jiwa, masyarakat dapat melakukan teknik keterampilan seperti relaksasi dengan menarik napas dalam.

Muhammad Genantan Saputra
Cara Jitu Jaga Kesehatan Jiwa, Kurangi Asupan Informasi Seputar Covid-19
Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia dr Lahargo Kembaren. ©Istimewa

Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, dr. Lahargo Kembaren mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah Covid-19. Dia pun menyampaikan sejumlah tips agar mental tetap terjaga dengan baik.

Hal pertama yang dapat dilakukan yakni membatasi informasi terkait dengan Covid-19 yang belum diketahui kebenaran dapat memicu kecemasan.

"Kita dapat mengurangi kecemasan dengan membatasi menonton, membaca atau mendengarkan informasi yang berlebihan. Mengambil jarak sejenak dari informasi yang berlebihan juga baik," ujar Lahargo di BNPB, Jakarta, Jumat (1/4).

Tips kedua yaitu memilah informasi yang diperoleh. Dia menuturkan, masyarakat sebisa mungkin untuk mendapatkan informasi yang akurat dari sumber terpercaya dan melakukan pencegahan atau penanganan yang dianjurkan. Membaca berita dari sumber yang keliru dapat menambah kecemasan dan kekhawatiran sehingga ini akan berdampak pada kesehatan jiwa.

Selanjutnya masyarakat dapat menghindari perasaan yang tidak nyaman dengan melakukan hal positif, seperti tidak merokok, mengkonsumsi alkohol dan narkoba.

Kemudian, untuk mengatasi permasalahan kesehatan jiwa, masyarakat dapat melakukan teknik keterampilan seperti relaksasi dengan menarik napas dalam.

"Apabila merasakan stres atau perasaan yang tidak nyaman segera berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa, seperti psikiater, psikolog, konselor dan lainnya untuk mendapatkan pertolongan cepat dan tepat," katanya.

Dia melanjutkan, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia juga memberikan layanan swaperiksa masalah psikologis secara online. Langkah tersebut dapat diakses masyarakat dengan mengakses laman www.pdskji.org.

Lahargo menyampaikan, sejauh ini ada sekitar 1.522 pengakses yang memanfaatkan layanan tersebut. Tiga masalah psikologis yang ditemui yakni kondisi cemas, depresi dan trauma psikologis. Dari jumlah pengakses layanan, menunjukkan 63 persen dari mereka mengalami kecemasan dan 66 persen depresi.

Ia pun berpesan terhadap kesehatan jiwa anak dan remaja di lingkup keluarga. Lahargo menyarankan agar kelompok umur ini selalu terhubung dengan teman maupun saudara. Baginya, kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik serta perlu diperhatikan oleh semua pihak.

"Ciptakan suasana aman dan ajak mereka untuk melakukan aktivitas yang produktif," ujarnya.

Rekomendasi