Polisi mengantongi identitas pelaku pembacokan yang terjadi di Jalan Muhammad Yunus, Kota Bandung. Para pelaku diminta untuk menyerahkan diri sebelum ditindak tegas.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa pembacokan tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial, Jumat (10/1). Dalam rekaman terlihat dua pria berboncengan sepeda motor.
Tiba-tiba mereka mengadang rombongan pengendara motor yang diketahui dalam perjalanan pulang usai futsal. Setelah mengadang, pelaku menyerang dengan senjata tajam diduga golok. satu orang terluka akibat sabetan senjata tajam.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri menyatakan akan mengungkap kasus tersebut dalam waktu dekat. Terlebih, identitas para pelaku sudah diketahui.
"Untuk kasus (pembacokan) di Cicendo sedang kami upayakan (diungkap) dalam waktu dekat. Kami mengimbau para pelaku untuk kooperatif, kalau tidak kami akan melakukan tindakan tegas," kata dia di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (13/1).
"Kami pun sudah mengantongi identitas (pelaku) ini menjadi kasus yang viral, makanya kami harapkan para pelaku menyerahkan diri," ia melanjutkan.
Sejauh ini, Galih mengaku sudah meminta keterangan dari korban. Korban mengaku tidak mengetahui motif dari pelaku, karena merasa tidak memiliki masalah dengan siapapun.
"Korban masih menyampaikan hal yang sama," teran Galih.
Diberitakan sebelumnya, korban pembacokan bernama Adtiya. Ia sedang menjalani proses pemulihan usai dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) selama satu hari.
"Sekarang sudah mulai membaik, cuman aktivitasnya masih terbatas. Yang luka bagian kepala dan punggung akibat sabetan," kata Septian, kakak dari Aditya.
"Yang bonceng adik saya kondisinya sudah membaik. Tangannya cedera tergores habis jatuh," ia melanjutkan.
Ia mengungkapkan, saat peristiwa terjadi, adiknya bersama rombongan enam motor sedang dalam perjalanan pulang setelah futsal. Saat di jalan, berpapasan dengan pelaku. Itu terjadi di tempat yang tak terekam CCTV.
Tiba-tiba, pelaku memutar balik kendaraannya, masuk ke rombongan dan melakukan pengadangan sambil mengeluarkan senjata.
"Adik saya sempat mengelak yang pertama oleng dan jatuh. dia nyelamatin motor, pas mau kabur dia kena bacokan. Adik enggak kenal siapa pelaku soalnya wajah tertutup masker dan pakai helm," kata dia.
"Adik saya bilang enggak punya masalah apapun. Tapi ini sudah meresahkan yah. Makanya saya lapor polisi biar pelakunya cepat ditangkap," pungkasnya.