Banjir terjadi di 7 Kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Ketinggian air mencapai 90 Centimeter. Banjir ini akibat meluapnya sungai Sungai Rokan dan Sungai Batang Lubuh.
"Kita melakukan penanganan bancana banjir di Desa Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Ketinggian air antara 70-90 cm," kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur, Rabu (4/12).
Informasi terakhir yang diterima BPBD, banjir mengakibatkan terputusnya jalan lintas dari Desa Bonai. Bahkan air merendam 97 unit rumah warga, 3 unit surau, 3 unit sekolah SD serta 1 unit Sekolah SMP.
"Upaya yang dilakukan adalah melaksanakan patroli di seputaran wilayah Desa Bonai dan Desa Kasang Padang. Kita juga mengingatkan warga agar selalu waspada apabila debit air naik, memantau perkembangan debit air," ucapnya.
Advertisement
BPBD Siapkan Perahu dan Posko
Selain itu, tim BPBD juga membantu warga yang hendak melewati jalan yang terputus dengan menggunakan perahu. Serta menyiapkan posko banjir untuk warga yang hendak mengungsi.
"Di Desa Babussalam banjir mulai menggenangi halaman rumah warga, di Desa Pematang Berangan juga sudah digenangi air dengan ketinggian 25-45 Cm di pemukiman rumah warga. Saat ini tim BPBD masih survei ke lokasi yang banjir untuk menindak lanjuti keadaan air," jelasnya.
Jim menyebutkan, BPBD Rokan Hulu masih siaga bencana banjir dan standby di posko. Sebab, sebagian besar wilayah Rokan Hulu diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sejak semalam.
"Sehingga membuat debit air beberapa sungai bertambah. Di Kecamatan Rambah juga terjadi luapan Sungai Pawan di Desa Rambah Tengah Hulu membuat pemukiman warga digenangi air namun saat ini air sudah surut," imbuhnya.
Advertisement
Aktivitas Warga Normal
Personel TNI dari Koramil 02/Rambah melakukan penanganan bencana banjir di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah dengan ketinggian air 10 hingga 30 cm. Namun aktivitas masyarakat berjalan dengan normal.
"Upaya yang dilakukan adalah melaksanakan patroli di seputaran Desa Kuntu dan melaksanakan sosialisasi kepada warga agar selalu waspada akibat debet air yang naik serta memantau perkembangan debit air," katanya.
Untuk personel Koramil 05/KK melakukan penanganan bencana banjir di Desa Kuntu Dusun Koto Tuo, Kecamatan Kampar Kiri dengan ketinggian air 20 - 30 cm. Aktivitas masyarakat berjalan dengan normal. Di sana, air merendam 10 unit rumah warga.
Koramil 10/Kunto Darusalam melakukan penanganan bencana banjir di Desa Kasang Padang. Ketinggian air antara antara 40 - 60 cm. Kerugian saat ini yaitu terputusnya jalan lintas dari Kota Duri menuju Kecamatan Bonai Darussalam.
"Akses jalan sudah bisa dilalui roda enam untuk roda empat dan roda dua belum bisa. Bahkan air juga merendam 47 unit rumah warga. Untuk aktivitas warga berjalan dengan normal. Upaya yang dilakukan adalah membantu warga yang hendak melewati jalan yang terputus dengan menggunakan perahu serta menyiapkan posko banjir untuk warga yang hendak mengungsi," ucapnya.
Advertisement
Status Sungai Waspada
Jim mengatakan, Sungai di Rokan Hulu sedang dalam status waspada banjir khususnya Sungai Rokan dan Sungai Batang Lubuh. Tetapi untuk Sungai Batang Sosa dalam kondisi siaga banjir.
"Kita mengimbau agar warga selalu waspada dan berhati-hati bagi yang berdomisili di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Karena akan kemungkinan terjadinya bencana banjir, tanah longsor ataupun orang tenggelam akibat derasnya arus sungai," tandasnya.