Baru Dicairkan dari Bank, Dana Pembangunan Irigasi Rp56 Juta di Garut Dicuri

Kasus tersebut saat ini dalam penanganan anggota Polsektor Garut Kota dan Satreskrim Polres Garut. Polisi pun memeriksa sejumlah saksi hingga kamera CCTV ada di sekitar lokasi kejadian.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Baru Dicairkan dari Bank, Dana Pembangunan Irigasi Rp56 Juta di Garut Dicuri
Korban peraampokan di Garut. ©2019 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Siti Nurjannah (33), tidak berhenti menangis usai uang bantuan pemerintah untuk pembuatan jaringan irigasi di Desa Padamulya, Kecamatan Pasirwangi, baru dicairkan dicuri. Aksi pencurian dilakukan terjadi di depan tempat variasi mobil sekitar Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Selasa (29/10) sekitar pukul 11.30 WIB.

Siti bercerita, aksi pencurian berlangsung cepat saat kerabatnya yang menyopiri kendaraan minibus jenis Toyota Avanza dengan pelat nomor D 1633 NV parkir di depan tempat variasi mobil. Saat kerabatnya turun, tiba-tiba pintu belakang bagian kiri kendaraan dibuka orang tidak dikenal.

"Dia langsung mengambil tas ransel yang berisi uang sebesar Rp56.160.000 yang baru dicairkan di Bank BRI Cabang Garut juga dompet saya yang berisi KTP, buku rekening, ATM, juga uang pribadi saya sebesar Rp470 ribu. Saya langsung berteriak tapi yang ambil uang langsung kabur pake motor yang sudah dinyalakan oleh temannya," kata Siti di lokasi kejadian.

Siti mengungkapkan, pencuri itu langsung melarikan diri ke arah Bundaran Suci, Kecamatan Karangpawitan dan tidak sempat dikejar warga sekitar. Ia bersama kerabatnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Pelakunya tidak pakai helm, tapi tidak terlalu ingat wajahnya. Saya hanya ingat rambutnya agak cepak. Motornya juga tidak begitu jelas, tapi kaya motor bebek dan tidak ada pelat nomor di belakangnya jadi tidak tahu berapa pelat nomornya," ungkapnya.

Ban Mobil Dikempesin

Siti menjelaskan, uang Rp56.160.000 tersebut merupakan bantuan pemerintah untuk pembuatan jaringan irigasi di Desa Padamulya, Kecamatan Pasirwangi melalui P3A Mitra Cai Padamulya.

Dia mengatakan, proses pencairan dilakukannya bersama Ketua P3A Mitra Cai Padamulya, Enjah (49), karena bendaharanya di Bank BRI Cabang Garut sekitar pukul 11.00 WIB.

Sementara itu, Enjah mengatakan, kemungkinan aksi pencurian sudah terencana dilakukan. Hal tersebut diungkapkannya karena setelah mengetahui ban belakang kendaraan sebelah kiri tiba-tiba kurang angin.

"Kemungkinan dikempesin pas lagi parkir di pinggir jalan depan BRI karena pas berangkat tidak apa-apa. Tahunya kempes pas mau lapor ke polisi dan pas ke tukang tambal tidak ada yang bocor, hanya kurang angin saja," katanya.

Kasus tersebut saat ini dalam penanganan anggota Polsektor Garut Kota dan Satreskrim Polres Garut. Polisi pun memeriksa sejumlah saksi hingga kamera CCTV ada di sekitar lokasi kejadian.

Rekomendasi