Sudah 14 Tahun di KPK, Giri Supradiono Terpanggil Ikut Seleksi Capim

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Supradiono, mengaku sudah mengabdi di KPK sejak 2005. Dia juga sempat mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK pada tahun 2014, namun tak lolos.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Sudah 14 Tahun di KPK, Giri Supradiono Terpanggil Ikut Seleksi Capim
Gedung KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Supradiono, mengikuti proses seleksi calon pimpinan (capim) lembaga antirasuah. Giri merasa terpanggil dan ingin mengabdi untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Ini pada dasarnya atas inisiatif dan kewajiban warga negara untuk memberantas korupsi," ujar Giri usai mendaftar di Kantor Kemensetneg Jakarta, Kamis (4/7).

Giri mengaku sudah mengabdi di KPK sejak 2005. Dia juga sempat mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK pada tahun 2014, namun tak lolos.

Menurut Giri, dia termasuk dari sembilan orang yang didaftarkan oleh Wadah Pegawai KPK (WP KPK). Dia menyebut, WP KPK sejak awal memfasilitasi para pegawai yang berniat mencalonkan diri sebagai calon pimpinan.

Dalam penyerahan berkas pendaftaran, Giri turut menyerahkan makalah soal korupsi. Makalah tersebut menyoroti soal politik di Indonesia.

"Agar politik ini berintegritas, murah, kemudian insentif kepada pejabat politik bagus, tinggi. dan yang terakhir adalah bahwa negara harus hadir dalam bidang politik melalui pendanaan yang mencukupi," jelasnya.

Giri menilai selama ini KPK masih berfokus pada penindakan kasus korupsi di level pejabat. Padahal, menurut dia, masalah korupsi di Indonesia juga menyangkut level bawah birokrasi.

"KPK punya kewajiban untuk menyelesaikan. Jadi ketika mengurus surat, melakukan bisnis perizinan, ini kan masih banyak (praktik korupsi)," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih mengatakan sudah ada 7 pegawai dan 3 komisioner KPK yang sudah mendaftarkan dirinya menjadi capim. Adapun pegawai itu yang terpantau antara lain, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dan Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari.

Selain itu, ada pula dari advokat 57 orang, dosen 53 orang, swasta, BUMN, dan pebisnis 26 orang, Polri 10 orang, serta auditor 6 orang. Sementara, 103 lainnya berasal dari berbagai latar belakang.

Seperti diketahui, berdasarkan jadwal awal, waktu pendaftaran capim KPK dibuka selama 14 hari, sejak Rabu (12/6/2019) sore ini. Pendaftaran akan ditutup pada Kamis (4/7/2019) pukul 16.00 WIB.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi