Menengok Aktivitas Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali pada H-6 Lebaran

Pihak ASDP Gilimanuk pihaknya mengoperasikan 35 unit kapal penyerangan. Sedangkan loket tiket untuk roda dua ada 10, dan loket roda empat ada delapan.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Menengok Aktivitas Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali pada H-6 Lebaran
Suasana penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk. ©Istimewa

Arus mudik Lebaran mulai terlihat di sejumlah daerah. Sejumlah ruas jalan dipadati kendaraan pemudik yang akan pulang kampung.

Pantauan merdeka.com di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (30/5) sore, pemudik bersepeda motor mulai mengalami peningkatan. Selain itu, kendaraan pribadi roda empat juga bus AKAP

"Lonjakan arus mudik sudah mulai terjadi akhir pekan lalu. Tapi tidak sampai menimbulkan antrean panjang. Didominasi pemudik dengan sepeda motor," kata Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Nyoman Subawa, Kamis (30/5).

Dia memperkirakan, jumlah pemudik akan terus bertambah hari ini. Warga memilih meninggalkan Bali lebih awal agar tak terjebak kemacetan di pelabuhan.

"Kemarin petang juga terjadi lonjakan pemudik, tetap didominasi kendaraan roda dua. Sempat terjadi antrean hingga 300 meter keluar pelabuhan, namun dini hari tadi semua bisa diseberangkan," ujarnya.

"Sementara untuk pagi hingga siang hari, suasana di pelabuhan Gilimanuk lengang. Pemudik jarang yang masuk pelabuhan karena cuaca panas. Para pemudik lebih memilih petang hingga malam untuk menghindari cuaca terik," ujar sambungnya.

Sementara itu, laporan dari pihak ASDP Gilimanuk pihaknya mengoperasikan 35 unit kapal penyerangan. Sedangkan loket tiket untuk roda dua ada 10, dan loket roda empat ada delapan.

Rekomendasi