Sekda dan Kadis PUPR Dibawa KPK Usai Geledah Kantor Wali Kota Tasikmalaya

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui terkait kasus apa pemeriksaan oleh KPK tersebut dilakukan. Sejumlah pejabat yang berkaitan pun belum bisa dimintai keterangan oleh awak media.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Sekda dan Kadis PUPR Dibawa KPK Usai Geledah Kantor Wali Kota Tasikmalaya
KPK datangi kantor Wali Kota Tasikmalaya. ©2019 Merdeka.com

Dalam proses pemeriksaan ruangan Wali Kota Tasikmalaya, dua pejabat lingkungan Pemkot Tasikmalaya dibawa petugas KPK. Kedua pejabat tersebut adalah Sekretaris Daerah, Ivan Dicksan dan Kepala Dinas PUPR Pemkot Tasikmalaya, Adang Mulayana.

Ketika keduanya dibawa petugas KPK, salah seorang petugas tampak menjinjing tas saat keluar dari Balai Kota Tasikmalaya. Sementara Adang, dibawa petugas ke sebuah mobil plat B dan Ivan dibawa terpisah menggunakan kendaraan dinasnya.

Ivan sendiri kepada awak media mengaku hendak menuju kantor Dinas PUPR Kota Tasikmalaya untuk melanjutkan pemeriksaan.

"Mau ke Dinas PUPR. Kita enggak diamankan. Mau pemeriksaan ke Dinas PUPR," kata dia, Rabu (24/4).

Ivan pun tidak menjawab pertanyaan lanjutan dari para wartawan karena langsung berangkat menggunakan mobilnya. Sejumlah petugas KPK yang membawa dua orang pejabat Pemkot Tasikmalaya enggan memberikan keterangan.

Sebelumnya, Kantor Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, diperiksa sejumlah petugas yang menggunakan rompi bertuliskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (24/4). Pemeriksaan dilakukan secara tertutup dilakukan sejak pukul 09.45 WIB.

Dalam proses pemeriksaan, tiga polisi berpakaian lengkap dan bersenjata laras panjang berjaga di depan ruangan Budi. Lokasi kantornya sendiri di pojok kiri lantai dua Bale Kota Tasikmalaya.

Saat petugas melakukan pemeriksaan, Wakil Wali Kota, Kadis PUPR, Kabid Tata Ruang, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan dan sejumlah pejabat lainnya terlihat berkumpul di ruangan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan. Lokasinya berada di depan tangga dari lantai satu menuju lantai dua.

Sejumlah awak media yang berada di sekitar Bale Kota Tasikmalaya untuk meliput tidak diperkenankan petugas keamanan untuk naik ke lantai dua. Proses pemeriksaan pun terus dilakukan oleh petugas dari komisi antirisuah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui terkait kasus apa pemeriksaan oleh KPK tersebut dilakukan. Sejumlah pejabat yang berkaitan pun belum bisa dimintai keterangan oleh awak media.

Salah seorang petugas lingkungan Pemkot Tasikmalaya yang enggan menyebutkan namanya mengaku tidak mengetahui secara pasti pemeriksaan yang dilakukan di ruangan Wali Kota Tasikmalaya.

"Katanya sih yang meriksa dari KPK. Tapi saya tidak tahu pastinya seperti apa," katanya.

Ia menyebut bahwa petugas yang memeriksa jumlahnya belasan orang yang datang menggunakan kendaraan bermotor roda empat.

Wali Kota Tasikmalaya sebelumnya sempat menjadi saksi dalam kasus korupsi mafia anggaran Yaya Purnomo. Sejumlah pejabat lainnya lingkungan Pemkot Tasikmalaya pun sempat diperiksa dalam kasus yang sama.

Rekomendasi