Polisi Kantongi Ciri-ciri Perusak Makam di Magelang

Polisi Kantongi Ciri-ciri Perusak Makam di Magelang. Kristanto juga menyebut jika pihaknya menemukan adanya pola tindakan yang sama dari perusakan makam tersebut. .

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polisi Kantongi Ciri-ciri Perusak Makam di Magelang
Perusakan Makam di Magelang. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Perusakan makam terjadi di empat Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Magelang. Keempat TPU yang menjadi sasaran perusakan orang tak dikenal adalah TPU Giriloyo, Malangan, Kiringan dan Segadoeng. Total ada 22 makam nasrani maupun muslim yang dirusak dari empat TPU tersebut.

Kapolresta Magelang AKBP Kristanto mengatakan jika sejumlah saksi sudah diperiksa untuk mengungkap perusakan makam tersebut. Kristanto juga menyebut jika pihaknya menemukan adanya pola tindakan yang sama dari perusakan makam tersebut.

"Ketika paling terakhir di (perusakan di TPU) Malangan itu beberapa saksi melihat ciri-ciri dari pelaku karena dibangunkan suara berisik suara dentuman palu. Ciri-cirinya sudah disebutkan kepada kami dan sudah kami kantongi ciri-ciri (pelaku)," ujar Kristanto saat dihubungi, Kamis (3/1).

Kristanto menuturkan saat peristiwa perusakan ada saksi yang melihat seorang tak dikenal di sekitar area makam yang dirusak. Polisi menduga ada lebih dari satu orang.

Kristanto menambahkan polisi melakukan pendataan terhadap kondisi di TPU lain yang ada di wilayah Kota Magelang. Pendataan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada makam yang dirusak di TPU lainnya.

"Kami terjunkan Babinkantimas ke semua wilayah untuk melakukan pendataan. Kami akan mendata lagi," tutup Kristanto.

Rekomendasi